tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Keuangan

Rupiah Bisa Rp17.500/US$, Asal 4 Syarat Ini Terpenuhi

Fitri LimbongDiterbitkan 25 Agu 2026 - 03.39 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Bisa Rp17.500/US$, Asal 4 Syarat Ini Terpenuhi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Peluang penguatan nilai tukar rupiah ke kisaran Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) dinilai cukup terbuka dalam jangka pendek. Jarak pergerakan kurs dari posisi Rp17.600-an tergolong relatif dekat, didukung oleh ruang penguatan secara fundamental. Meski demikian, laju apresiasi mata uang Garuda memerlukan kombinasi faktor domestik dan eksternal yang solid.

Chief Economist Bank Permata Josua Pardede menilai pengujian level psikologis Rp17.500 hingga Rp17.550 per dolar AS berpotensi terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Kendati demikian, tercapainya level tersebut bergantung pada empat parameter utama di pasar keuangan dan komoditas global.

4 Syarat Utama Menuju Level Rp17.500

Menurut kalkulasi Bank Permata, pergerakan rupiah menuju Rp17.500 per dolar AS dapat terealisasi apabila empat kondisi berikut terpenuhi:

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454
  1. Arus modal asing terus mengalir masuk ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), dengan porsi dana masuk ke SBN yang semakin membesar.
  2. Dolar AS tidak mengalami lonjakan penguatan kembali secara tajam di pasar global.
  3. Harga minyak mentah dunia bergerak stabil dan tidak kembali mencatatkan kenaikan drastis.
  4. Tingkat kepercayaan pasar tetap terjaga bahwa Bank Indonesia (BI) mampu mempertahankan stabilitas moneter tanpa harus menerapkan kenaikan suku bunga tambahan.

Aliran dana asing yang tidak hanya bertumpu pada SRBI melainkan juga mengalir deras ke SBN dinilai menjadi pendorong penting untuk menguji level apresiasi tersebut dalam waktu dekat.

Keseimbangan Baru dan Faktor Kerentanan Eksternal

Kendati penguatan menuju Rp17.500 dimungkinkan, level tersebut belum dapat dikategorikan sebagai titik keseimbangan baru (new equilibrium). Ketidakpastian global, terutama fluktuasi harga minyak yang belum stabil, masih membuka ruang volatilitas.

Jika harga komoditas energi kembali melonjak atau pelaku pasar kembali mengantisipasi pengetatan kebijakan suku bunga AS yang lebih agresif, nilai tukar rupiah berisiko melemah kembali ke rentang Rp17.700 hingga Rp17.900 per dolar AS. Ketahanan kurs rupiah di bawah level Rp17.500 secara berkelanjutan dinilai membutuhkan perbaikan fundamental yang lebih kuat pada transaksi berjalan serta pasokan devisa di pasar domestik.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pandangan Kontras Proyeksi Akhir 2026

Di sisi lain, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David E. Sumual memaparkan perspektif pergerakan kurs yang lebih dinamis sepanjang 2026. David melihat adanya potensi rupiah untuk menguat kembali hingga menyentuh level Rp16.000 per dolar AS, khususnya pada kuartal III-2026.

Namun, untuk proyeksi hingga akhir 2026, BCA memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada pada rentang Rp17.800 hingga Rp18.100 per dolar AS. Estimasi penutupan tahun tersebut didasarkan pada asumsi bahwa bank sentral AS (The Fed) masih berpeluang menaikkan suku bunga acuannya setidaknya satu kali guna merespons risiko inflasi yang masih membayangi perekonomian AS.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaDolar AS

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap