tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Pasar Modal

Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

Sri NugrohoDiterbitkan 11 Sep 2026 - 01.28 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pergerakan harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali melemah pada perdagangan Kamis, 10 September 2026. Hingga pukul 11.00 WIB, emiten tambang batu bara ini tercatat turun 3,45 persen ke level Rp13.300 per lembar saham, dengan kapitalisasi pasar berada di posisi Rp446,7 triliun.

Penurunan tersebut memperpanjang tren koreksi BYAN di pasar reguler. Dalam 15 hari perdagangan terakhir, saham BYAN sudah anjlok 23,01 persen. Kondisi ini berbanding terbalik dengan reli sebelumnya, ketika harga saham sempat melonjak 43,96 persen hanya dalam empat hari perdagangan hingga menyentuh level Rp17.275 per lembar.

Rumor Akuisisi Kepemilikan Saham

Lonjakan tajam dan koreksi beruntun pada saham BYAN dipicu oleh dinamika spekulasi pasar. Saat harga saham melesat ke level Rp17.000-an, pasar diramaikan oleh rumor rencana akuisisi 62,2 persen saham BYAN oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Secara struktur, porsi kepemilikan saham BYAN per 31 Agustus 2026 menempatkan Dato' Low Tuck Kwong sebagai pemegang 40,251 persen saham dan Elaine Low menguasai 22,002 persen saham, sehingga akumulasi kepemilikan keduanya mencapai 62,253 persen. Dari total 33.333.335.000 saham yang tercatat, porsi 62,2 persen setara dengan 20,73 miliar lembar saham.

Berdasarkan harga penutupan 18 Agustus 2026 di level Rp17.275 per lembar, nilai pembelian 62,2 persen saham tersebut secara matematis bernilai sekitar Rp358,17 triliun atau setara US$20,43 miliar. Dalam spekulasi yang berkembang di pasar, tawaran akuisisi tersebut bahkan disebut-sebut terdiskon lebih dari 80 persen dari harga pasar per 18 Agustus 2026.

Klarifikasi Resmi Manajemen dan Bantahan Akuisisi

Menanggapi volatilitas transaksi dan kabar yang beredar luas, manajemen PT Bayan Resources Tbk merilis klarifikasi resmi. Melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 18 Agustus 2026, Corporate Secretary BYAN Jenny Quantero menegaskan bahwa perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan atau akuisisi saham perseroan.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Bantahan serupa disampaikan oleh entitas yang terafiliasi dengan Haji Isam, yakni PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Dalam penjelasannya kepada bursa, pihak JARR menyatakan tidak memiliki rencana untuk mengakuisisi saham BYAN, baik oleh perseroan secara langsung maupun oleh grup usahanya.

Klarifikasi tegas dari kedua pihak meluruskan kabar yang sempat mendorong lonjakan harga saham secara spekulatif. Setelah kepastian tidak adanya transaksi akuisisi dikonfirmasi ke bursa, tekanan jual kembali mendominasi hingga memangkas penguatan harga saham BYAN dalam rentang 15 hari perdagangan terakhir.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Saham

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap