Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan awal pekan, Senin (14/9/2026). Dinamika pergerakan pasar saham domestik tersebut berlangsung seiring dengan adanya pengumuman pergantian posisi Menteri Keuangan, dari sebelumnya dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Suahasil Nazara.
Pada sesi perdagangan tersebut, IHSG sempat mengalami tekanan dan terkoreksi cukup dalam hingga mencapai 2,5%. Kendati demikian, indeks berhasil memangkas pelemahan menjelang penutupan dan berakhir di level 6.534,69, atau turun tipis sebesar 0,10%. Berdasarkan data transaksi bursa, sebanyak 229 saham tercatat menguat, 455 saham mengalami pelemahan, dan 279 saham lainnya stagnan.
Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan volume transaksi sebesar 32,95 miliar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp17,5 triliun. Frekuensi transaksi yang dibukukan mencapai 2,086 juta kali, sementara total kapitalisasi pasar di BEI tercatat berada di kisaran Rp11.371 triliun. Di tengah volatilitas pasar ini, investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) secara agregat senilai Rp337,4 miliar.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Deretan Saham yang Diborong Investor Asing
Meskipun secara total pasar mencatatkan aksi jual bersih oleh investor asing, arus modal masuk tetap mengalir ke sejumlah saham unggulan. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi saham yang paling banyak diburu investor asing dengan catatan beli bersih (net buy) mencapai nilai tertinggi sebesar Rp199,9 miliar.
Minat beli investor asing berikutnya tertuju pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang menempati posisi kedua dengan capaian net buy sebesar Rp138,5 miliar. Selanjutnya, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) berada di posisi ketiga saham yang paling banyak diakumulasi asing dengan nilai net buy sebesar Rp89,3 miliar.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain saham-saham di sektor sumber daya mineral tersebut, aksi beli investor asing pada hari perdagangan tersebut juga menyasar saham-saham berkapitalisasi pasar besar (large-cap). Di antaranya adalah saham PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turut menjadi incaran pemodal asing.






