tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Informasi Publik

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tidak Terdeteksi Pagi Ini

Wahyu SuryaniDiterbitkan 11 Sep 2026 - 11.01 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tidak Terdeteksi Pagi Ini
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pantauan citra satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak terdeteksi pada Jumat (11/9/2026) pagi. Kondisi serupa juga teramati pada pantauan udara di wilayah Gunung Dukono dan Gunung Ibu.

Berdasarkan hasil analisis citra RGB satelit Himawari-9 per pukul 07.00 WIB, ruang udara di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau terpantau bebas dari deteksi sebaran partikel debu vulkanik. Kendati demikian, BMKG mencatat bahwa ketidakterdeteksian abu pada produk analisis satelit tidak serta-merta memastikan ketiadaan debu vulkanik secara mutlak. Kondisi tutupan awan di sekitar puncak gunung api berpotensi membatasi pantauan visual sensor satelit terhadap sebaran abu tipis di lapisan bawah.

Sebaran Abu Teridentifikasi di Semeru dan Lewotolo

Berbeda dengan kawasan Anak Krakatau, BMKG mengonfirmasi pergerakan debu vulkanik terdeteksi aktif pada dua gunung api lainnya di Indonesia, yakni Gunung Semeru dan Gunung Lewotolo.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Di Jawa Timur, abu vulkanik Gunung Semeru bergerak ke arah tenggara pada ketinggian 15.000 kaki atau sekitar 4,5 kilometer. Jalur sebaran material debu ini terpantau mencakup sebagian area Kabupaten Lumajang. Sebelum deteksi citra satelit pagi ini, Gunung Semeru mencatat aktivitas erupsi sejak dini hari pukul 00.26 WIB, disusul rentetan letusan pagi pada 04.27 WIB, 05.05 WIB, dan 06.16 WIB. Erupsi terakhir tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 187 detik, meski visual letusan tertutup kabut.

Sementara itu, sebaran abu vulkanik dari Gunung Lewotolo di Nusa Tenggara Timur terdeteksi melayang ke arah barat hingga ketinggian 7.000 kaki (2,1 km) dan melintasi sebagian wilayah Kabupaten Lembata. Gunung Ili Lewotolok sebelumnya mengalami serangkaian erupsi sejak dini hari pada 00.57 WITA (durasi 70 detik), 02.08 WITA (tinggi kolom abu 500 meter), dan 02.21 WITA (tinggi kolom abu sekitar 600 meter). Aktivitas letusan berlanjut pada pagi hari pukul 07.09 WITA dengan kolom abu setinggi 600 meter serta erupsi susulan pada 08.02 WITA.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Aktivitas Erupsi Gunung Ibu

Adapun di Maluku Utara, abu vulkanik Gunung Ibu tidak tertangkap citra satelit pada pukul 07.00 WIB kendati aktivitas kegempaan letusan tetap berlangsung.

Gunung Ibu tercatat meletus pada tengah malam pukul 00.49 WIT dengan kolom abu mencapai 400 meter di atas puncak (1.725 mdpl) dan durasi 48 detik. Aktivitas vulkanik kembali berlanjut pada pagi hari lewat dua kali erupsi pada pukul 08.56 WIT (amplitudo 18 mm, durasi 41 detik) dan 08.58 WIT (amplitudo 28 mm, durasi 45 detik) dengan visual letusan yang tidak teramati secara langsung.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGGunung Semeru

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap