tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Sederet Upaya RI Bangun "Benteng" Hadapi Krisis Energi

Sri NugrohoDiterbitkan 15 Sep 2026 - 00.26 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sederet Upaya RI Bangun "Benteng" Hadapi Krisis Energi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Indonesia menempati posisi kedua dunia tepat di bawah Afrika Selatan dalam aspek faktor perlindungan total (total protection factor) terhadap guncangan harga minyak dan gas global, berdasarkan laporan Pandora's Bog: The Global Energy Shock of 2026. Ketahanan ini tercipta berkat sejumlah langkah strategis dan bantalan kebijakan yang dibangun pemerintah guna mengamankan pasokan energi domestik.

Dalam struktur bauran energi primer nasional, batu bara masih memegang porsi terbesar yakni 40,37 persen, disusul minyak bumi sebesar 28,82 persen, gas alam 16,17 persen, serta energi baru terbarukan (EBT) yang mencapai 14,65 persen. Ketergantungan terhadap pasar energi internasional diredam melalui instrumen intervensi pasar, termasuk kebijakan kewajiban pemenuhan pasar domestik (Domestic Market Obligation/DMO) untuk batu bara.

Di sektor hilir, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) difungsikan sebagai peredam kejut (shock absorber). Kebijakan subsidi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) tetap dipertahankan sehingga kenaikan harga komoditas global tidak langsung dibebankan kepada masyarakat, termasuk penahanan harga untuk BBM subsidi seperti Pertalite dan solar.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Diversifikasi Pasokan Minyak Mentah

Untuk menjaga ketersediaan bahan baku kilang, PT Pertamina (Persero) memperluas diversifikasi sumber impor minyak mentah ke berbagai wilayah di luar kawasan Timur Tengah, termasuk menjajaki pasokan dari Amerika Serikat.

Selain itu, Indonesia mengamankan komitmen pasokan 150 juta barel minyak mentah dengan harga khusus dari Pemerintah Rusia. Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, pada Senin (13/4/2026), sebagaimana diungkapkan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Percepatan Bauran Biodiesel Domestik

Langkah penguatan ketahanan energi juga dilakukan dengan memacu pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit guna mengurangi impor BBM secara bertahap. Melanjutkan program B40, pemerintah mendorong implementasi bahan bakar solar dengan bauran 50 persen biodiesel (B50).

PT Pertamina Patra Niaga menargetkan distribusi B50 dapat mencakup seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada September 2026. Sejak peluncuran perdananya pada 1 Juli 2026, sebanyak 82 persen SPBU Pertamina tercatat telah menyalurkan produk B50 kepada konsumen.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaKrisis EnergiBiodiesel B50BBM Subsidi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap