Sebanyak enam hektare lahan gambut yang terbakar di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, berhasil dipadamkan hingga tidak lagi menyisakan kepulan asap pada Jumat (11/9/2026) pagi. Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut memanfaatkan formula cairan pemadam khusus bernama X-Fire, sebuah inovasi yang dirancang oleh Staf Logistik (Slog) Polri.
Cairan X-Fire dibuat secara khusus untuk mempercepat pemadaman karhutla sekaligus menekan timbulnya asap pekat, terutama pada karakteristik lahan gambut. Formulasi kimia ini memiliki kemampuan meresap dan membasahi material yang terbakar hingga ke lapisan bawah gambut, sehingga bara api yang tersembunyi dapat dipadamkan secara lebih efektif.
Dalam praktiknya, inovasi cairan pemadam dari Slog Polri ini telah diuji coba dan diterjunkan di sejumlah wilayah rawan karhutla, mencakup Sumatra Selatan, Kalimantan, hingga Riau untuk menekan sebaran titik api secara optimal.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Penerapan di Pelalawan dan Siak
Di Riau, pemadaman karhutla menggunakan X-Fire dilakukan secara intensif di beberapa titik. Di Desa Sering, Kabupaten Pelalawan, personel Polda Riau menyemprotkan cairan X-Fire pada lahan seluas enam hektare sejak Kamis (10/9/2026) siang hingga malam hari. Evaluasi pada Jumat pagi menunjukkan tidak ada lagi api maupun asap yang muncul di kawasan gambut tersebut.
Selain di Pelalawan, Polda Riau juga mengerahkan cairan X-Fire bersama unit drone khusus pemadam di Desa Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, pada Jumat (11/9/2026). Pemanfaatan drone ditujukan untuk mempercepat distribusi cairan dan memastikan bara api di kedalaman lahan gambut padam sepenuhnya. Dari operasi di lokasi tersebut, tim mendeteksi sembilan titik api, dengan lima titik di antaranya berhasil dipadamkan hingga Jumat sore, sementara empat titik sisanya ditangani lebih lanjut pada Sabtu pagi.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Pendinginan Gambut di Muara Enim
Penanganan karhutla dengan X-Fire juga berlangsung di Sumatra Selatan. Personel Satbrimob Polda Sumsel di bawah pimpinan Dansat Brimob Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol bersama Batalyon D Pelopor melakukan pemadaman di area gambut Dusun 3, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
Memasuki hari keempat Satgas Operasi Aman Nusa II, penggunaan cairan X-Fire difokuskan untuk penyemprotan dan pendinginan menyeluruh. Langkah pembasahan mendalam ini dilakukan guna menghentikan sisa bara yang masih terperangkap di lapisan tanah gambut agar api tidak kembali menyala.






