Bank Indonesia (BI) tengah menjajaki perluasan kerja sama implementasi pembayaran lintas negara (cross-border QRIS) ke empat wilayah baru, yaitu Hong Kong, Timor Leste, India, hingga Arab Saudi. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan sistem pembayaran digital Indonesia di tingkat global setelah sebelumnya terhubung dengan sejumlah negara mitra.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa QRIS telah mencatatkan perkembangan yang sangat pesat sejak pertama kali diluncurkan sekitar tujuh tahun lalu. QRIS dinilai menjadi instrumen penting yang berperan sebagai pengubah keadaan (game changer) serta penyelamat aktivitas ekonomi saat pandemi COVID-19, karena memungkinkan transaksi pembayaran nontunai tetap berjalan lancar tanpa perlu tatap muka.
Perluasan Konektivitas Antarnegara
Sebelum membidik empat wilayah baru tersebut, sistem QRIS Indonesia saat ini telah resmi terhubung dengan enam negara, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China. Keterhubungan lintas negara ini memberikan kemudahan praktis bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Dengan adanya konektivitas QRIS antarnegara di enam negara tersebut, para pelancong atau wisatawan asal Indonesia tidak perlu lagi repot menukarkan uang secara fisik di tempat penukaran uang (money changer). Transaksi pembayaran dapat diselesaikan secara langsung cukup dengan menggunakan telepon seluler, selama saldo pembayaran yang dimiliki mencukupi.
Manfaat untuk Jamaah Umrah dan Haji
Penjajakan kerja sama QRIS antarnegara dengan Arab Saudi secara khusus dirancang untuk mempermudah masyarakat Indonesia yang menjalankan ibadah umrah maupun haji. Melalui integrasi sistem pembayaran ini, para jamaah nantinya dapat bertransaksi langsung di Arab Saudi menggunakan ponsel tanpa harus menukarkan uang terlebih dahulu ke mata uang setempat.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Di tingkat domestik, penetrasi QRIS juga menunjukkan capaian yang signifikan. Berdasarkan data per Juli 2026, volume transaksi QRIS telah menembus angka 15 miliar transaksi. Pada periode yang sama, jumlah pengguna QRIS telah menyentuh 67 juta orang dengan ekosistem penerimaan yang mencakup 45 juta merchant.
Kelancaran dan keandalan operasional QRIS didukung oleh ekosistem industri pembayaran yang luas. Saat ini, layanan QRIS telah didukung penuh oleh 96 bank, 60 lembaga non-bank, dan empat perusahaan switching.






