Bagaimana langkah percepatan penanganan darurat dan pemulihan logistik bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)? Pasca gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang perairan utara Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8), koordinasi terpadu lintas instansi langsung diaktifkan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan serta memulihkan stabilitas wilayah.
Penanganan bencana ini dijalankan melalui kerangka Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT (KR-BNN). Bank Mandiri bergabung bersama Pemerintah, Danantara Indonesia, BP BUMN, BPBD, serta jajaran Pemerintah Provinsi yang melibatkan Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Kolaborasi ini mencakup tahapan pemetaan kebutuhan lapangan, pendistribusian bantuan logistik, hingga monitoring pascabencana secara menyeluruh.
Penyaluran Logistik Tanggap Darurat di Wilayah Terdampak
Gempa bumi di utara Nagekeo memicu kerusakan bangunan, gangguan jaringan listrik dan telekomunikasi, serta memaksa sebagian warga mengungsi. Merespons kondisi tersebut, Bank Mandiri menyalurkan bantuan melalui program Mandiri Peduli NTT yang berada di bawah payung Mandiri untuk Negeri sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Puluhan relawan Mandirian diterjunkan langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan pasokan kebutuhan darurat tiba di titik-titik evakuasi. Distribusi bantuan menjangkau Labuan Bajo, Maumere, Ruteng, Ende, Bajawa, dan Larantuka. Fokus perhatian tanggap darurat dipusatkan pada sejumlah kabupaten terdampak, yaitu Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada, hingga Kabupaten Manggarai Timur di Borong.
Paket bantuan kemanusiaan yang diserahkan meliputi kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar pengungsian, seperti:
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

- Beras, minyak goreng, mi instan, gula, telur, roti, susu, dan biskuit atau makanan ringan.
- Kopi, teh, minuman energi, dan pasokan air mineral.
- Perlengkapan darurat berupa tenda, alas tidur, selimut, dan popok bayi.
- Pasokan obat-obatan esensial bagi warga di pengungsian.
Kesiapan Infrastruktur Transaksi Digital Pascabencana
Selain menyalurkan logistik darurat, pemeliharaan akses transaksi perbankan menjadi perhatian penting agar kebutuhan ekonomi warga dan operasional bantuan tetap berjalan tanpa kendala teknis.
Bank Mandiri memastikan jaringan transaksi perbankan, baik layanan digital maupun fisik, tetap dapat diakses oleh nasabah dan masyarakat sekitar. Layanan tersebut mencakup aplikasi Livin' by Mandiri, platform Kopra by Mandiri, Livin' Merchant, serta jaringan ATM dan mesin EDC yang beroperasi di wilayah Nusa Tenggara Timur.






