Kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta memberikan dampak langsung pada sistem transportasi di wilayah ibu kota. Sistem pengendalian lalu lintas milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dilaporkan ikut terdampak akibat musibah kebakaran yang terjadi di gedung tersebut. Akibat terganggunya fasilitas vital ini, pengaturan lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan jalan yang sebelumnya berjalan secara otomatis kini terpaksa harus dilakukan secara manual oleh para petugas di lapangan.
Sistem yang mengalami gangguan akibat peristiwa kebakaran tersebut adalah Traffic Management Control (TMC) atau yang dikenal juga sebagai Intelligent Traffic Control System (ITCS). Sistem milik Dishub DKI Jakarta ini terintegrasi langsung di dalam gedung yang terdampak kebakaran, tepatnya berada di lantai 16 Gedung Dinas Teknis Bapenda. Karena kebakaran melanda area gedung dan merambat hingga lantai tersebut, operasional TMC/ITCS terganggu sehingga tidak dapat menjalankan fungsinya untuk mengatur lampu lalu lintas secara otomatis di sejumlah persimpangan.
Berdasarkan kronologi kejadian yang dilaporkan, peristiwa kebakaran di Gedung Dinas Teknis Bapenda ini terjadi pada hari Jumat (7/8) sekitar pukul 21.30 WIB. Laporan mengenai kejadian tersebut menunjukkan bahwa api pertama kali muncul di lantai 11 gedung tersebut. Setelah muncul di lantai 11, kobaran api kemudian terus merambat naik hingga akhirnya mencapai lantai 16, tempat di mana sistem kendali lalu lintas TMC atau ITCS milik Dishub DKI Jakarta ditempatkan. Perambatan api ke lantai 16 inilah yang mengakibatkan gangguan langsung pada sistem pengaturan otomatis.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Guna mengatasi kobaran api yang merambat di Gedung Dinas Teknis Bapenda tersebut, petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan secara intensif. Dalam upaya memadamkan kebakaran ini, petugas pemadam kebakaran mengerahkan sebanyak 37 unit kendaraan pemadam kebakaran. Selain armada kendaraan, penanganan kebakaran ini juga didukung oleh sebanyak 185 personel pemadam kebakaran. Setelah berupaya melakukan penanganan di lokasi, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada hari Sabtu (8/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
Menanggapi kendala pada sistem pengaturan lalu lintas otomatis yang terdampak kebakaran ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung mengambil tindakan dengan memberikan instruksi khusus kepada jajarannya. Gubernur Pramono Anung menginstruksikan adanya penebalan pasukan Dishub DKI di lapangan. Langkah penguatan personel ini diinstruksikan oleh Gubernur agar pengaturan lalu lintas di jalan raya tetap berjalan lancar dan terkendali meskipun sistem lampu lalu lintas otomatis sedang mengalami gangguan akibat kebakaran.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Dengan adanya instruksi langsung dari Gubernur Pramono Anung, para petugas dari Dishub DKI Jakarta kini dikerahkan ke lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara manual. Langkah penanganan manual ini dilakukan di sejumlah persimpangan jalan yang sebelumnya beroperasi secara otomatis namun kini terganggu karena sistem TMC atau ITCS di lantai 16 Gedung Dinas Teknis Bapenda terdampak oleh kebakaran. Melalui penambahan personel dan pengaturan secara manual ini, diharapkan arus lalu lintas di wilayah DKI Jakarta tetap dapat dikendalikan dengan baik setelah terjadinya musibah kebakaran tersebut.






