tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Skema Bekerja dari Rumah bagi ASN Imbas Kebakaran Gedung Dinas Teknis Abdul Muis

Lidya RumbayanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 17.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Skema Bekerja dari Rumah bagi ASN Imbas Kebakaran Gedung Dinas Teknis Abdul Muis
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana nasib pelayanan publik dan aktivitas kerja ribuan aparatur sipil negara setelah musibah kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Abdul Muis? Pertanyaan ini menjadi perhatian utama masyarakat serta para pegawai yang menggantungkan aktivitas harian mereka pada fasilitas tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat dengan merancang sejumlah langkah darurat agar roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat tidak terhenti total. Langkah utama yang diambil adalah memfasilitasi sistem kerja jarak jauh serta memindahkan lokasi kantor operasional untuk sementara waktu demi menjamin keselamatan para pegawai pascabencana.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Bagaimana skema kerja sementara bagi para aparatur sipil negara yang terdampak kebakaran ini? Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan pengaturan kerja khusus yang fleksibel bagi sekitar 1.000 aparatur sipil negara yang biasanya bertugas di gedung tersebut. Skema yang disiapkan meliputi sistem bekerja dari rumah atau work from home secara bergantian. Selain bekerja dari rumah, para pegawai juga diberikan opsi untuk berkantor sementara di kantor suku dinas yang tersebar di wilayah kota administrasi Jakarta. Pilihan lain yang disiapkan adalah memanfaatkan gedung-gedung milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lainnya yang masih memiliki ruang kosong dan fasilitas memadai untuk menampung aktivitas kerja harian.

Instansi pemerintah apa saja yang menggunakan Gedung Dinas Teknis Abdul Muis sebagai pusat operasional mereka? Gedung yang mengalami musibah kebakaran ini merupakan kantor bagi sekitar 1.000 aparatur sipil negara yang berasal dari berbagai perangkat daerah. Beberapa instansi penting yang menjalankan operasional harian di gedung ini meliputi Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelola Aset Daerah, serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Selain itu, terdapat pula aparatur dari Dinas Perhubungan, unit usaha Bank Jakarta, hingga Dewan Kerajinan Nasional Daerah yang berkantor di lokasi yang sama. Keberagaman instansi ini membuat pemerintah harus cermat dalam membagi ruang kerja sementara agar fungsi masing-masing lembaga tetap berjalan optimal.

Baca Juga

Dewa United Resmi Berpisah dengan Jan Olde Riekerink Setelah Empat Musim Kerja Sama

Dewa United Resmi Berpisah dengan Jan Olde Riekerink Setelah Empat Musim Kerja Sama

Apakah data penting seperti catatan perpajakan dan aset daerah aman serta bagaimana kelanjutan layanannya? Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data perpajakan DKI Jakarta maupun layanan publik yang terkait. Seluruh data perpajakan dinyatakan berada dalam kondisi aman karena sistem administrasi telah sepenuhnya terdigitalisasi. Selain itu, sistem pencadangan data juga telah diterapkan pada server dan pusat data yang berada di lokasi terpisah, sehingga proses pelayanan perpajakan dipastikan tidak akan mengalami gangguan berarti. Hal serupa juga berlaku bagi data aset daerah yang dikelola oleh Badan Pengelola Aset Daerah. Seluruh server dan data aset tersebut tidak terdampak oleh peristiwa kebakaran karena secara fisik berada di pusat data yang terpisah dari Gedung Abdul Muis.

Kapan peristiwa kebakaran ini terjadi dan bagian gedung mana saja yang mengalami kerusakan? Musibah kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Abdul Muis ini terjadi pada hari Jumat malam, tepatnya tanggal 7 Agustus sekitar pukul 21.30 WIB. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun oleh pihak berwenang, titik api pertama kali diduga muncul dari lantai 11 gedung. Kobaran api tersebut kemudian merambat naik hingga mencapai lantai 16. Skala kebakaran yang cukup besar ini menuntut penanganan serius dari petugas pemadam kebakaran untuk mencegah kerusakan yang lebih luas pada struktur bangunan.

Baca Juga

Keamanan Pekerja Lapangan di Landak Disorot Usai Penemuan Jasad Ibu dan Balita

Keamanan Pekerja Lapangan di Landak Disorot Usai Penemuan Jasad Ibu dan Balita

Bagaimana kondisi para pekerja yang berada di dalam gedung saat kebakaran berlangsung? Dalam peristiwa yang terjadi pada malam hari tersebut, dilaporkan terdapat satu orang pekerja yang sempat terjebak di lantai 15 gedung ketika api mulai membesar. Beruntung, berkat kesigapan petugas di lapangan, satu pekerja tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari kepungan asap dan api. Setelah berhasil diselamatkan dari area berbahaya, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis dan penanganan lebih lanjut guna memastikan kondisi kesehatannya pulih sepenuhnya. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Bayu Meghantara, beserta jajarannya terus memantau situasi pascakebakaran guna memastikan area gedung benar-benar aman sebelum proses investigasi mendalam dan pembersihan area dilakukan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pelayanan PublikDKI JakartaASNWFH

Berita Terbaru Lainnya

Dewa United Resmi Berpisah dengan Jan Olde Riekerink Setelah Empat Musim Kerja SamaKeamanan Pekerja Lapangan di Landak Disorot Usai Penemuan Jasad Ibu dan BalitaKolaborasi Baznas RI dan KHCF Yordania dalam Pendanaan Layanan Kesehatan PalestinaPembenahan TPST Bantar Gebang, Kebutuhan Anggaran Capping dan Dampak bagi Pekerja InformalStrategi Diplomasi Kehutanan Indonesia untuk Pasar Karbon dan Perdagangan GlobalPeluang Pendapatan dari Program Pengendalian Lele Biru Invasif di MarylandFenomena Sungai Vistula Mengering dan Munculnya Hamparan Pasir di PolandiaDanantara Kucurkan Investasi 2,5 Miliar Dolar AS ke JBS Group untuk Ekspansi Ekosistem Protein

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap