Kejadian tragis di Beji, Kota Depok, menjadi alarm keras mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap keamanan fisik di sekitar tempat beraktivitas, terutama pada malam hari. Pada Selasa (4/8) sekitar pukul 00.30 WIB, sebuah penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi tepat saat korban sedang membuka pintu geser (rolling door) tempat kejadian. Korban yang berinisial MAN (16) menjadi sasaran kemarahan pelaku berinisial RAN (19) yang sudah mempersiapkan pisau cutter sebelum mendatangi lokasi tersebut. Peristiwa ini menunjukkan betapa cepatnya situasi kondusif berubah menjadi ancaman keselamatan jiwa.
Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, aksi penyerangan ini didasari oleh motif asmara dan kecemburuan yang mendalam. Pelaku, RAN, merasa sakit hati karena kekasih korban saat ini merupakan mantan pacarnya yang pernah menjalin hubungan asmara bersamanya selama kurang lebih 1 tahun. Sebelum melancarkan aksinya, RAN sempat mengintai dari sela-sela pintu rolling door. Di sana, ia melihat korban sedang bermesraan dengan kekasihnya. Pemandangan tersebut memicu emosi pelaku hingga gelap mata. Ketika korban membuka pintu rolling door, RAN langsung menyabetkan pisau cutter yang telah disiapkannya ke arah leher korban.








