Bank Indonesia menetapkan BI Rate di level 5,75 persen setelah mengalami kenaikan sebesar 100 bps sejak Mei 2026. Kenaikan suku bunga acuan ini memberikan tantangan baru bagi sektor jasa keuangan, khususnya industri pembiayaan di tanah air. Menanggapi kondisi tersebut, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) telah menyiapkan langkah taktis untuk menjaga kinerja bisnisnya agar tetap stabil. Anak usaha dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) ini menerapkan strategi pengelolaan biaya dana secara dinamis guna memastikan kegiatan penyaluran pembiayaan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan efisien.
Bagaimana target penyaluran pembiayaan WOM Finance pada tahun 2026?
WOM Finance menetapkan target penyaluran pembiayaan yang cukup optimistis, yaitu sebesar Rp6,3 triliun untuk tahun 2026. Hingga pelaksanaan agenda public expose terbarunya, realisasi pembiayaan yang berhasil disalurkan oleh perseroan tercatat telah mencapai Rp2,6 triliun. Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, menjelaskan bahwa manajemen menaruh harapan besar agar target tersebut dapat tercapai sepenuhnya hingga akhir tahun nanti. Optimisme ini didorong oleh kesiapan infrastruktur pembiayaan serta strategi penetrasi pasar yang terus diperkuat oleh perseroan di berbagai wilayah operasional.








