tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalKeuangan DigitalDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi KreatorPopuler
Beranda/Afiliasi

Target dan Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Menuju 2027

Fitri LimbongDiterbitkan 8 Agu 2026 - 19.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Target dan Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Menuju 2027
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kementerian Sosial menetapkan target besar untuk menjangkau sedikitnya 150.000 anak di seluruh Indonesia agar bisa masuk ke program Sekolah Rakyat pada tahun 2027. Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, saat menghadiri acara peresmian Sekolah Rakyat Rintisan di kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten. Peresmian tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menekan angka putus sekolah dan memberikan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak yang membutuhkan di berbagai daerah.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalKeuangan DigitalDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi Kreator

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai program sosial ini, berikut adalah kumpulan pertanyaan yang sering diajukan mengenai target, perkembangan, serta tantangan dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang sedang berjalan.

Apa sebenarnya tujuan utama dari program Sekolah Rakyat ini dan siapa saja yang menjadi sasaran utamanya?

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya nyata dari pemerintah untuk menekan angka putus sekolah di Indonesia, dengan fokus utama pada anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera. Program ini secara khusus menyasar kelompok rentan seperti anak-anak yang terpaksa putus sekolah serta anak-anak yang saat ini masih berada di jalanan. Melalui program ini, Presiden menginginkan agar anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan yang layak dapat segera disekolahkan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Tidak hanya memberikan pendidikan formal atau informal, pemerintah juga berencana menyediakan fasilitas penunjang yang lengkap, mulai dari penyediaan tempat penginapan, pemberian makanan yang bergizi, jaminan kesehatan, hingga penyediaan perlengkapan sekolah yang baik untuk menunjang seluruh proses belajar mereka.

Berapa banyak kapasitas tampung Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi saat ini dan bagaimana proyeksi ke depannya?

Baca Juga

Perjalanan Bisnis Pendiri Alfamart dari Warung Kelontong hingga 23.000 Gerai

Perjalanan Bisnis Pendiri Alfamart dari Warung Kelontong hingga 23.000 Gerai

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 165 bangunan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi secara aktif di berbagai wilayah Indonesia. Fasilitas yang ada sekarang telah mampu menampung sekitar 43.000 siswa dari berbagai latar belakang prasejahtera. Ke depannya, setiap unit Sekolah Rakyat diproyeksikan memiliki kapasitas tampung yang cukup besar, yaitu mampu menampung sekitar 2.000 peserta didik. Dengan adanya proyeksi daya tampung per unit tersebut, pemerintah berharap akumulasi jumlah anak yang mendapatkan akses pendidikan layak dapat meningkat secara signifikan seiring dengan bertambahnya jumlah gedung baru yang selesai dibangun.

Bagaimana rencana pemerintah dalam memperluas jangkauan program ini di masa mendatang?

Kementerian Sosial akan memperbanyak jumlah Sekolah Rakyat Rintisan guna memperluas jangkauan program ini agar bisa menyentuh lebih banyak anak prasejahtera di berbagai wilayah. Sebagai bagian dari langkah perluasan tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa pemerintah sedang menyiapkan 100 bangunan baru Sekolah Rakyat pada tahun 2026. Pembangunan 100 unit baru ini dirancang secara khusus agar memiliki fisik bangunan yang lebih besar, lebih layak, serta lebih memadai dibandingkan dengan fasilitas yang sudah ada sebelumnya, sehingga dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi para siswa.

Tantangan apa saja yang dihadapi oleh para petugas di lapangan dalam merekrut anak-anak jalanan?

Baca Juga

Penerimaan PCPM Angkatan 41 Bank Indonesia Segera Dibuka Bagi Lulusan S1 dan S2

Penerimaan PCPM Angkatan 41 Bank Indonesia Segera Dibuka Bagi Lulusan S1 dan S2

Proses rekrutmen anak-anak yang menjadi target program ini di lapangan membutuhkan dedikasi dan kerja keras yang sangat tinggi dari para petugas pendamping. Para pendamping atau mentor harus meluangkan waktu hingga 24 jam untuk mencari dan melacak keberadaan lokasi anak-anak jalanan atau anak putus sekolah yang menjadi sasaran utama program ini. Mobilitas anak-anak jalanan yang tinggi serta ketidakpastian lokasi tempat mereka berkumpul sehari-hari menjadi salah satu tantangan terbesar bagi para mentor dalam melakukan pendekatan dan mengajak mereka untuk bersedia masuk ke dalam sistem pendidikan Sekolah Rakyat.

Faktor apa yang paling menentukan keberhasilan pencapaian target 150 ribu anak pada tahun 2027?

Pencapaian target minimal 150.000 anak pada tahun 2027 sangat bergantung pada kelancaran pembangunan infrastruktur fisik di lapangan. Target jumlah siswa tersebut hanya dapat tercapai apabila seluruh proses pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia selesai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Jika pembangunan fasilitas tersebut mengalami kendala atau tidak selesai tepat waktu, maka target daya tampung yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial kemungkinan besar akan sulit terealisasi sepenuhnya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Oleh karena itu, penyelesaian pembangunan fisik gedung baru menjadi kunci utama dalam kesuksesan program ini.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sekolah RakyatKementerian SosialTeddy Indra WijayaSaifullah YusufPendidikan Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Perjalanan Bisnis Pendiri Alfamart dari Warung Kelontong hingga 23.000 GeraiMeniti Karier Advokat Profesional Melalui Program Pendidikan Peradi ProfesionalPenerimaan PCPM Angkatan 41 Bank Indonesia Segera Dibuka Bagi Lulusan S1 dan S2Syarat dan Daftar Promo Elektronik Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026Inovasi Digital dan Teknologi Pengeboran PHE di Wilayah New FrontierJenderal Top AS Cari Jalan Keluar dari Konflik Iran di Tengah Keterbatasan MiliterPanduan Promo Transmart Full Day Sale Agustus 2026, Diskon Sepeda Listrik dan Ketentuan TransaksiStrategi Tiga Tahap Kementerian Pertanian Atasi Kemiskinan di Kabupaten Alor

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026