Presiden Prabowo Subianto menemui langsung para pengungsi terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan kerja ini menegaskan peralihan fokus pemerintah dari evakuasi awal menuju penanganan darurat serta penyaluran logistik terpadu di lapangan.
Saat menyambangi posko pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026), Presiden didampingi jajaran Menteri ESDM, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Kapolri, Wakil Panglima TNI, Pangdam, Kapolda, Gubernur NTT, serta Bupati Nagekeo Simplisius. Di hadapan warga, Prabowo menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada seluruh masyarakat Flores, khususnya bagi mereka yang kehilangan anggota keluarga akibat guncangan gempa.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Pemerintah pusat terus memantau situasi secara berkala dan memastikan pasokan bantuan tiba di titik-titik pengungsian. Di samping pemenuhan kebutuhan logistik harian, sektor pendidikan darurat menjadi prioritas jangka pendek. Pemerintah merancang kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak agar segera berjalan kembali menggunakan tenda darurat demi faktor keselamatan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Untuk langkah rehabilitasi jangka menengah, pembangunan hunian sementara dan perbaikan rumah rusak masih menunggu evaluasi seismik. Mengacu pada kajian para ahli, masa stabilisasi diperkirakan memakan waktu maksimal tiga pekan hingga situasi benar-benar aman sebelum proses konstruksi fisik dimulai.






