Pasar keuangan domestik mengalami tekanan yang cukup berat pada perdagangan awal pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah signifikan sebesar 1,76 persen dan terperosok ke level 6.426 pada perdagangan sesi II hari Senin (14/09). Pelemahan ini mencerminkan tingginya tekanan jual yang melanda bursa saham di dalam negeri.
Tidak hanya pasar saham yang tertekan, volatilitas di pasar valuta asing juga memberikan dampak terhadap nilai tukar rupiah. Pada perdagangan yang sama, rupiah berada di posisi Rp17.660 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap aset-aset finansial negara berkembang.
Faktor Penekan Pasar Global
Koreksi tajam yang dialami oleh IHSG dan rupiah tidak lepas dari sentimen negatif yang melanda pasar keuangan global. Tekanan di pasar internasional terus berlanjut menyusul memanasnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Selain itu, sentimen pasar kian dibayangi oleh kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed).
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Kecemasan para pelaku pasar berpusat pada proyeksi dan ramalan kenaikan suku bunga acuan The Fed. Ekspektasi kenaikan suku bunga acuan tersebut memicu perpindahan modal serta mendorong penguatan dolar AS, yang pada akhirnya membebani pasar keuangan global, termasuk pasar modal dan nilai tukar di Indonesia.
Ulasan Analisis Pasar Keuangan
Kondisi pasar keuangan yang tertekan oleh dinamika suku bunga The Fed dan eskalasi geopolitik di Timur Tengah ini diulas secara mendalam dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Dalam ulasan tersebut, Andi Shalini bersama FX Analyst CNBC Indonesia, Elvan Chandra Widyatama, menganalisis pergerakan IHSG yang anjlok ke level 6.426 serta pelemahan rupiah yang mencapai Rp17.660 per dolar AS. Dialog ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai berbagai sentimen global yang menjadi beban utama bagi stabilitas pasar keuangan domestik.






