tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar

Andi SompaDiterbitkan 4 Sep 2026 - 01.33 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pendiri platform investasi saham pra-IPO Linqto, William Sarris, resmi dijerat dakwaan pidana oleh jaksa federal Amerika Serikat. Sarris dituding menjalankan skema penipuan yang merugikan puluhan ribu investor dengan memanipulasi ketersediaan dan valuasi saham perusahaan rintisan sebelum melantai di bursa.

Dalam berkas dakwaan, jaksa mengungkapkan bahwa Sarris secara sengaja merekayasa persepsi kelangkaan palsu atas saham-saham perusahaan swasta yang dikelolanya. Trik manipulasi pasokan ini digunakan untuk mengerek harga jual (markup) kepada para nasabah demi melipatgandakan pendapatan Linqto.

Praktik penggelembungan harga tersebut dilaporkan tetap dijalankan kendati tim hukum internal perusahaan telah berulang kali memperingatkan bahwa langkah itu berpotensi kuat menabrak aturan hukum pasar modal.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Akibat perbuatannya, Sarris kini menghadapi empat dakwaan berat, yakni penipuan sekuritas, penipuan broker-dealer, penipuan transaksi kawat (wire fraud), hingga dakwaan konspirasi. Kuasa hukum Sarris membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya dan menyatakan akan menempuh perlawanan di pengadilan.

Di sisi lain, mantan eksekutif Linqto, Joseph Endoso, telah menyatakan pengakuan bersalah atas keterlibatannya dalam skema tersebut. Endoso kini bersikap kooperatif dan membantu aparat penegak hukum membongkar aliran transaksi serta rekayasa penetapan harga yang terjadi di platform.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Kasus ini memicu guncangan operasional besar di tubuh Linqto. Sejak Januari 2025, manajemen perusahaan telah dirombak total dan mulai membuka akses data kepada Securities and Exchange Commission (SEC). Memasuki awal 2025, Departemen Kehakiman AS turut membuka penyelidikan pidana mandiri, yang kemudian mendorong Linqto mendaftarkan perlindungan kepailitan demi mengamankan dana serta hak aset nasabah di tengah ketidakpastian status kepemilikan saham.

Skandal ini memperluas pengawasan otoritas terhadap sektor investasi pra-IPO. SEC saat ini tengah melayangkan permintaan bukti legalitas kepemilikan aset kepada sejumlah manajer investasi terdaftar yang menawarkan instrumen serupa. Pengawasan ketat ini dipicu oleh maraknya risiko produk investasi sekunder, termasuk temuan salah satu entitas pengelola dana yang mempromosikan eksposur saham SpaceX tetapi ternyata telah menjual portofolio tersebut sebelum jadwal penawaran umum perdana, sehingga memangkas potensi imbal hasil yang seharusnya diterima para pemodal.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pasar ModalInvestasi Saham

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap