Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas transportasi udara, yang mengakibatkan empat jadwal penerbangan di Bandara Tjilik Riwut terpaksa dibatalkan.
Pembatalan jadwal penerbangan tersebut terjadi pada maskapai Super Air Jet yang melayani rute dari Palangka Raya menuju sejumlah kota besar di Indonesia. Rute yang terdampak pembatalan operasional pada hari Sabtu dan Minggu tersebut meliputi tujuan Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang. Keputusan ini diambil lantaran kondisi cuaca dan jarak pandang dinilai belum memungkinkan untuk mendukung operasional penerbangan secara aman.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan, menjelaskan bahwa kepulan asap karhutla yang terbawa hembusan angin sangat mengganggu lalu lintas penerbangan ketika jarak pandang menurun drastis. Perubahan arah angin dan dinamika kondisi kebakaran hutan membuat situasi visibilitas di sekitar kawasan bandara dapat berubah secara cepat dalam waktu singkat.
Selain empat penerbangan yang telah resmi dibatalkan, potensi penundaan maupun pembatalan juga membayangi maskapai lainnya. Penerbangan Citilink dengan tujuan Jakarta dan Surabaya sempat harus menunggu perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang hingga batas waktu pukul 17.00 WIB pada Minggu (30/8). Jika sampai batas waktu tersebut jarak pandang tidak kunjung membaik, kedua penerbangan Citilink tersebut berpotensi ikut dibatalkan demi keamanan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pihak pengelola Bandara Tjilik Riwut menegaskan bahwa aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas dan pertimbangan utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional di tengah kondisi kabut asap karhutla yang belum sepenuhnya mereda. Menghadapi situasi yang dinamis ini, calon penumpang diimbau untuk terus memantau informasi status penerbangan terkini dari pihak maskapai sebelum melakukan perjalanan menuju bandara.






