Perwakilan suporter The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi menggelar pertemuan dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana di Mapolres Metro Bekasi Kota. Pertemuan yang dikemas dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter ini diselenggarakan menjelang pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Laga antara Persija Jakarta dan Persib Bandung kali ini menjadi momentum penting karena menandai kembalinya duel kedua tim ke Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah tujuh tahun. Momentum ini dimanfaatkan oleh pihak kepolisian dan kedua kelompok pendukung untuk mempererat hubungan antarsuporter dan memastikan suasana tetap aman serta damai.
Memperkuat Komunikasi dan Mencegah Provokasi
Dalam forum tersebut, Kombes Putu Kholis Aryana menyampaikan bahwa The Jakmania dan Bobotoh dapat memperlihatkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk mempertemukan serta mempersatukan masyarakat. Pertemuan antarpelindung dan pengurus komunitas suporter ini berlangsung dengan suasana dialog terbuka untuk menjaga ketertiban bersama.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dialog yang berlangsung menghasilkan kesepakatan dan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi antarkoordinator di tingkat lapangan. Selain itu, kedua kelompok bersepakat untuk aktif mencegah terjadinya aksi provokasi serta meredam segala bentuk narasi yang berpotensi memicu ketegangan antarpendukung.
Kedua komunitas suporter juga menyepakati pentingnya mengedepankan informasi yang telah terverifikasi kebenarannya. Langkah ini ditekankan secara khusus dalam percakapan dan interaksi di media sosial guna menghindari peredaran kabar yang dapat menyulut gesekan antarpendukung.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Prioritas Keselamatan Rombongan Suporter
Selain komitmen menjaga perdamaian dan etika bermedia sosial, aspek keselamatan suporter menjadi pokok bahasan utama dalam forum silaturahmi tersebut. Berbagai langkah antisipasi dan tata tertib perjalanan dibahas agar mobilitas massa berlangsung tertib dan terkendali.
Poin-poin keselamatan yang menjadi perhatian bersama meliputi pendataan menyeluruh terhadap anggota rombongan yang berangkat, kepatuhan terhadap kesesuaian kapasitas kendaraan yang digunakan, hingga penguatan koordinasi selama masa keberangkatan maupun kepulangan suporter. Kerja sama antara perwakilan suporter dan kepolisian ini diharapkan dapat menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya.






