Aktivitas belajar mengajar di MTsN 2 Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terpaksa dipindahkan ke tenda-tenda darurat setelah bangunan kelas mengalami kerusakan akibat gempa Flores. Kondisi tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat melakukan kunjungan kerja di lokasi terdampak, Kamis (3/9).
Sejumlah fasilitas ruang kelas di madrasah tersebut belum dapat difungsikan kembali karena faktor keselamatan pascabencana. Menag mengapresiasi daya juang para siswa dan tenaga pendidik yang tetap mempertahankan proses belajar mengajar meski berada di bawah naungan tenda darurat.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sebagai langkah tanggap darurat awal, Kementerian Agama menyalurkan 1.000 paket perlengkapan sekolah (school kit) dan menyiapkan 16 ruang belajar sementara guna menunjang kelangsungan kegiatan belajar para siswa.
Berdasarkan data awal yang tercatat, sedikitnya 72 madrasah di wilayah terdampak gempa mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Pada penanganan fase pertama, bantuan infrastruktur dan logistik diprioritaskan bagi 15 madrasah yang mencatatkan tingkat kerusakan paling parah.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo terkait percepatan pemulihan fasilitas publik, Kementerian Agama telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kolaborasi ini difokuskan pada perbaikan fisik sarana pendidikan madrasah serta fasilitas keagamaan agar aktivitas belajar dan layanan masyarakat dapat kembali normal.






