Kabar duka datang dari masyarakat adat Baduy yang bermukim di kawasan Pegunungan Kendeng, Kabupaten Lebak. Salah satu tokoh adat kunci, Jaro Saidi Putra yang menjabat sebagai Jaro Tanggungan 12, berpulang.
Kabar meninggalnya tokoh adat tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Desa Kanekes yang juga menjabat sebagai Jaro Pemerintah Masyarakat Baduy, Oom, pada Jumat (4/9/2026).
Dalam struktur adat Baduy, jabatan Jaro Tanggungan 12 memiliki kedudukan yang sangat penting. Posisi ini bertugas menjaga keharmonisan dan menjadi jembatan penghubung antara masyarakat adat Baduy dengan dunia luar maupun unsur pemerintahan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Salah satu tanggung jawab utama Jaro Tanggungan terlihat nyata dalam tradisi tahunan Seba Baduy. Pada prosesi tersebut, almarhum bertugas membacakan Murwa Seba, yakni rangkaian amanat serta petuah leluhur yang disampaikan secara langsung kepada para pemimpin pemerintahan.
Pada gelaran Seba Baduy 2026 lalu, mendiang Jaro Saidi sempat menyampaikan seruan penting mengenai keharusan menjaga kelestarian alam, baik wilayah darat maupun sumber air. Beliau menyoroti tingginya pencemaran sungai akibat pembuangan limbah industri serta sampah rumah tangga yang merusak ekosistem.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Tak hanya menitipkan pesan perlindungan lingkungan, mendiang juga melontarkan pesan integritas bagi penyelenggara negara melalui bait pantun adat agar para pemimpin bertindak pintar serta bersungguh-sungguh dalam memberantas tindak pidana korupsi.






