Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, sejak Jumat (28/8) dilaporkan mulai padam pada Minggu (30/8). Titik api utama yang membakar area tumpukan sampah tersebut kini telah berangsur mereda.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea mengonfirmasi bahwa kondisi di lapangan menunjukkan penurunan aktivitas api. Untuk menuntaskan penanganan, armada pemadam kebakaran bersama alat berat dikerahkan ke lokasi.
"Pagi ini ekskavator akan mendorong tumpukan sampah dan Damkar akan menyiram titik-titik yang masih muncul asap," ujar Maruli.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Berdasarkan pendataan sementara, luas area tumpukan sampah yang terbakar diperkirakan mencapai 2.500 meter. Hingga kini, otoritas kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan pemicu kebakaran tersebut.
Peristiwa kebakaran ini pertama kali disadari oleh warga setempat pada Jumat sekitar pukul 18.00 WIB saat dalam perjalanan pulang usai mengambil rumput untuk pakan ternak. Warga langsung meneruskan informasi tersebut ke Polsek Waringinkurung agar pemadaman segera dilakukan.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menerangkan bahwa lokasi TPA yang terbakar merupakan bekas lahan galian bata merah yang difungsikan masyarakat sekitar sebagai pembuangan sampah. Letaknya yang berada cukup jauh dari permukiman membuat warga maupun personel kepolisian tidak langsung mengetahui penyebab awal timbulnya api di lokasi penampungan sampah tersebut.






