tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Tren Kamp Kecerdasan Finansial Anak di China, Siapkan Dana Puluhan Juta demi Mencetak Warren Buffett Cilik

Fitri LimbongDiterbitkan 8 Agu 2026 - 18.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tren Kamp Kecerdasan Finansial Anak di China, Siapkan Dana Puluhan Juta demi Mencetak Warren Buffett Cilik
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Antrean panjang pendaftaran kelas pendidikan anak kini tidak lagi didominasi oleh bimbingan belajar akademis konvensional di China. Belakangan ini, para orang tua di negara tersebut sedang gandrung mengirimkan anak-anak mereka ke kamp kecerdasan finansial (financial intelligence atau FQ). Tujuannya sangat spesifik: mereka ingin melatih dan mencetak sosok mirip investor legendaris dunia, Warren Buffett, sejak usia dini. Fenomena ini memicu lonjakan permintaan yang luar biasa, bahkan hingga membuat antrean pemesanan tempat di berbagai kamp pelatihan kerap terisi penuh beberapa bulan sebelum kelas resmi dimulai.

Untuk bisa memasukkan anak ke dalam program pelatihan ini, para orang tua harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Biaya pendaftarannya dibanderol mulai dari US$1.900 atau sekitar Rp34 juta per anak. Dengan biaya sebesar itu, anak-anak akan menjalani pelatihan intensif yang biasanya berlangsung selama 7 hingga 10 hari. Waktu yang relatif singkat tersebut dimanfaatkan secara padat untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai uang dan bisnis, dengan harapan anak-anak dapat mengadopsi mentalitas kelas atas dalam mengelola kekayaan sejak masa kecil mereka.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Selama mengikuti kamp, para peserta cilik disuguhi materi yang dirancang menyerupai aktivitas dunia kerja orang dewasa. Mereka diajarkan dasar-dasar literasi keuangan, pengelolaan harta, hingga simulasi bisnis terapan. Di dalam ruang pelatihan, suasana kompetitif dan motivasional sengaja dibangun. Slogan-slogan pemantik semangat seperti "Kemiskinan bukanlah status, melainkan pola pikir" sering kali terdengar menggema untuk mendorong rasa percaya diri para peserta dalam mengambil keputusan finansial.

Baca Juga

Penerimaan PCPM Angkatan 41 Bank Indonesia Segera Dibuka Bagi Lulusan S1 dan S2

Penerimaan PCPM Angkatan 41 Bank Indonesia Segera Dibuka Bagi Lulusan S1 dan S2

Salah satu lembaga yang menyelenggarakan pelatihan ini adalah Daxiang Teenage FQ Summer Camp. Di lembaga ini, para instruktur membuat simulasi pasar saham, pertemuan dengan investor, hingga berbagai skenario perdagangan yang dinamis. Tidak hanya sekadar bermain peran, anak-anak yang menjadi peserta juga dibimbing untuk mengevaluasi keuntungan dan kerugian secara mandiri di setiap penghujung hari. Melalui evaluasi harian ini, mereka diajak memahami konsep risiko dan konsekuensi dari setiap keputusan investasi yang mereka ambil selama simulasi berlangsung.

Model pembelajaran interaktif lainnya ditawarkan oleh kamp FQ Little General. Di kamp ini, fokus pembelajaran diarahkan pada kegiatan lapangan dan kewirausahaan praktis. Para peserta diajak untuk mengidentifikasi peluang bisnis potensial di sekitar mereka, menjual barang-barang kecil di kios jalanan, menyusun rencana bisnis yang terstruktur, hingga menyiapkan laporan keuangan secara sederhana. Bagi orang tua yang menginginkan materi lebih mendalam, beberapa penyelenggara juga menawarkan program lanjutan dengan harga yang lebih tinggi. Program kelas atas ini dirancang khusus untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan atau kewirausahaan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Keberadaan kamp finansial ini mendatangkan respons yang beragam dari para orang tua yang telah mendaftarkan anak mereka. May, seorang ibu yang tinggal di Provinsi Zhejiang, membagikan pengalaman positif mengenai perubahan perilaku putrinya setelah menyelesaikan program pelatihan tersebut. Menurut penuturannya, putrinya yang sebelumnya tergolong malas kini menjadi jauh lebih fokus dalam belajar. Perubahan ini terjadi karena sang anak sekarang memiliki tujuan hidup yang jelas, yaitu ingin menghasilkan uang secara mandiri di masa depan.

Baca Juga

Syarat dan Daftar Promo Elektronik Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026

Syarat dan Daftar Promo Elektronik Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026

Meskipun demikian, tren pendidikan finansial instan ini tidak luput dari kekhawatiran dan kritik. Sebagian orang tua mulai merasa cemas bahwa anak-anak mereka justru tumbuh menjadi pribadi yang terlalu berorientasi pada uang. Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, sebab beberapa peserta dilaporkan mulai meminta imbalan finansial kepada orang tua mereka setiap kali diminta menyelesaikan tugas sekolah atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang biasa. Hubungan keluarga pun dikhawatirkan bergeser menjadi hubungan transaksional akibat doktrin keuangan yang terlalu dini.

Kritik tajam juga datang dari seorang ibu di Henan yang menilai kamp semacam ini memberikan ilusi kesuksesan yang instan kepada anak-anak. Ia mengingatkan bahwa dunia bisnis yang sebenarnya jauh lebih kejam daripada apa yang disimulasikan di dalam kelas. Menurutnya, mayoritas bisnis rintisan (startup) di dunia nyata justru mengalami kegagalan pada tahun-tahun awal. Dengan demikian, simulasi yang disajikan di kamp FQ dianggap tidak mencerminkan tantangan dunia usaha yang sebenarnya, sehingga dikhawatirkan dapat membuat anak-anak tidak siap menghadapi kegagalan yang sesungguhnya saat mereka dewasa nanti.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Literasi KeuanganKecerdasan FinansialPendidikan AnakTren China

Berita Terbaru Lainnya

Penerimaan PCPM Angkatan 41 Bank Indonesia Segera Dibuka Bagi Lulusan S1 dan S2Syarat dan Daftar Promo Elektronik Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026Inovasi Digital dan Teknologi Pengeboran PHE di Wilayah New FrontierJenderal Top AS Cari Jalan Keluar dari Konflik Iran di Tengah Keterbatasan MiliterPanduan Promo Transmart Full Day Sale Agustus 2026, Diskon Sepeda Listrik dan Ketentuan TransaksiStrategi Tiga Tahap Kementerian Pertanian Atasi Kemiskinan di Kabupaten AlorEkspansi Bisnis Daging BPI Danantara dan JBS NV di Kawasan Asia PasifikDewa United Resmi Berpisah dengan Jan Olde Riekerink Setelah Empat Musim Kerja Sama

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap