Antrean panjang pendaftaran kelas pendidikan anak kini tidak lagi didominasi oleh bimbingan belajar akademis konvensional di China. Belakangan ini, para orang tua di negara tersebut sedang gandrung mengirimkan anak-anak mereka ke kamp kecerdasan finansial (financial intelligence atau FQ). Tujuannya sangat spesifik: mereka ingin melatih dan mencetak sosok mirip investor legendaris dunia, Warren Buffett, sejak usia dini. Fenomena ini memicu lonjakan permintaan yang luar biasa, bahkan hingga membuat antrean pemesanan tempat di berbagai kamp pelatihan kerap terisi penuh beberapa bulan sebelum kelas resmi dimulai.
Untuk bisa memasukkan anak ke dalam program pelatihan ini, para orang tua harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Biaya pendaftarannya dibanderol mulai dari US$1.900 atau sekitar Rp34 juta per anak. Dengan biaya sebesar itu, anak-anak akan menjalani pelatihan intensif yang biasanya berlangsung selama 7 hingga 10 hari. Waktu yang relatif singkat tersebut dimanfaatkan secara padat untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai uang dan bisnis, dengan harapan anak-anak dapat mengadopsi mentalitas kelas atas dalam mengelola kekayaan sejak masa kecil mereka.








