tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Trump Kian Kalap "Gunduli" Ekonomi Iran, China Siap Jadi Juru Selamat?

Andi SompaDiterbitkan 17 Sep 2026 - 00.35 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Trump Kian Kalap "Gunduli" Ekonomi Iran, China Siap Jadi Juru Selamat?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump kembali melipatgandakan tekanan ekonomi dan militer terhadap Iran. Melalui langkah terkoordinasi berupa sanksi keuangan, manuver di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga peluncuran "Operasi Pengucilan Ekonomi" yang melibatkan blokade laut di pelabuhan selatan Iran, Washington berupaya memutus urat nadi perdagangan Teheran. Di tengah eskalasi tersebut, Beijing kian mempertegas perannya sebagai mitra strategis dan penopang utama perekonomian Iran.

Ketergantungan diplomasi dan ekonomi ini tecermin dari rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Beijing untuk menemui Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Rabu. Kunjungan diplomatik ini menjadi yang kedua kalinya sejak konflik bersenjata antara AS-Israel melawan Iran meletus pada akhir Februari lalu. Manuver Beijing berlangsung tepat menjelang rencana pertemuan puncak antara Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington pada akhir September.

Blokade Ekonomi AS Dihadang Jalur Finansial dan Energi China

Upaya Washington mengisolasi Iran sebelumnya sempat menuai hasil di panggung internasional. AS bersama sekutu Eropanya berhasil mendesak Badan Pengawas Tenaga Nuklir PBB (IAEA) merujuk Teheran ke Dewan Keamanan PBB鈥攍angkah pertama dalam 20 tahun terakhir. Bersamaan dengan itu, Kepala Nuklir Iran Mohammad Eslami dilarang menghadiri Konferensi Umum IAEA di Wina akibat sanksi snapback dari negara-negara Eropa.

Baca Juga

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Kendati demikian, efektivitas tekanan tersebut terganjal hak veto yang dimiliki China dan Rusia di Dewan Keamanan PBB, yang membuat penerapan sanksi universal baru menjadi tidak mudah diwujudkan. Selain dukungan suara di PBB, keterhubungan ekonomi kedua negara tetap berjalan lewat beberapa jalur strategis:

  • Serapan Minyak Mentah: China tetap menjadi pembeli minyak mentah terbesar Iran dengan mengamankan pasokan yang disimpan di luar jangkauan blokade angkatan laut AS.
  • Jalur Pembayaran Alternatif: Departemen Keuangan AS baru-baru ini menjatuhkan sanksi kepada VTB Bank asal Rusia. Bank terbesar kedua di Rusia ini merupakan satu-satunya institusi perbankan Rusia dengan cabang berlisensi di China daratan yang memiliki akses langsung ke sistem pembayaran nasional China.

Diplomasi Multilateral dan Sikap Tak Terduga Washington

Di forum internasional, Presiden Xi Jinping memanfaatkan KTT BRICS di New Delhi awal pekan ini untuk mempromosikan empat poin rencana de-eskalasi. Inisiatif tersebut menekankan penghormatan terhadap kedaulatan, kepatuhan pada hukum internasional, hidup berdampingan secara damai, serta keseimbangan antara pembangunan dan keamanan.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Mantan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif memuji inisiatif Xi sebagai peluang nyata meredakan ketegangan melalui diplomasi multilateral. Sebaliknya, Profesor Sastra China dan Peneliti Universitas Teheran Hamed Vafaei menilai pandangan bahwa Xi berperan sebagai mediator langsung hanyalah interpretasi bebas, bukan representasi faktual dari posisi Beijing di lapangan.

Kerja sama Beijing dan Teheran juga disorot menyusul laporan The Wall Street Journal yang menyebutkan Iran memperoleh citra satelit resolusi tinggi dari entitas China sebelum menyerang pangkalan militer AS di Yordania yang menewaskan tiga prajurit. Menariknya, Presiden Donald Trump justru meremehkan laporan intelijen tersebut saat dimintai tanggapan. Trump menyatakan bahwa aksi spionase merupakan hal lumrah yang dilakukan kedua negara dan secara terbuka menilai Presiden Xi Jinping sejauh ini "berperilaku cukup baik".

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpIranChina

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap