LRT Jakarta resmi memulai uji coba operasional dan layanan untuk rute Kelapa Gading–Manggarai pada Kamis (10/9/2026). Pengujian perdana koridor transportasi berbasis rel ini menandai langkah baru pengoperasian armada yang melintasi jalur dari Jakarta Utara hingga Jakarta Selatan.
Pelaksanaan uji coba tersebut diikuti langsung oleh jajaran pejabat terkait, antara lain Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin, Direktur Utama LRT Aditia Kesuma Negara, serta Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin.
Skema Operasional dan Pembatasan Uji Coba
Dalam agenda pengujian tersebut, LRT Jakarta dioperasikan sebanyak dua kali perjalanan pulang-pergi (round trip) dengan memanfaatkan dua rangkaian kereta (trainset). Perjalanan pertama dimulai tepat pada pukul 14.55 WIB dari titik awal di Kelapa Gading.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kereta bergerak menuju Stasiun Manggarai dengan melintasi 10 stasiun di sepanjang perjalanan. Total waktu tempuh yang dibutuhkan dari Kelapa Gading menuju Manggarai tercatat berlangsung sekitar 28 menit.
Selama tahap uji coba berlangsung, operasional armada diterapkan dengan batasan teknis tertentu demi menjaga keselamatan dan ketertiban. Kecepatan laju kereta LRT dibatasi maksimal 40 kilometer per jam, sementara kapasitas layanan penumpang dibatasi hingga maksimal 100 orang.
Rute Lintasan dan Penyempurnaan Fasilitas
Secara keseluruhan, LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai membentang sepanjang 12,2 kilometer dengan total 11 stasiun pemberhentian. Daftar stasiun yang dilayani mencakup Stasiun Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Stasiun Manggarai.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Perluasan operasional rute hingga ke Manggarai ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas transportasi publik perkotaan dengan menghubungkan tiga wilayah administratif di ibu kota, yakni Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Bersamaan dengan pelaksanaan uji coba, pihak Jakpro terus melakukan penyempurnaan pada sejumlah fasilitas pendukung stasiun. Penyempurnaan yang tengah diselesaikan mencakup kesiapan akses menuju stasiun, pemeliharaan kebersihan area stasiun beserta jalur bawah, hingga pembenahan detail arsitektur bangunan stasiun.






