Reformasi besar-besaran terhadap regulasi keselamatan kebakaran di seluruh Amerika Serikat lahir dari tragedi mematikan yang merenggut nyawa 492 orang. Standar keamanan gedung modern saat ini鈥攖ermasuk kewajiban pemasangan pemercik air otomatis (automatic sprinklers) serta mekanisme kunci darurat (panic locks) yang dapat didorong dari dalam鈥攎erupakan imbas langsung dari kebakaran di kelab malam Cocoanut Grove, Boston, Massachusetts.
Berdasarkan data US National Archives, insiden maut tersebut terjadi pada Sabtu malam, 28 November 1942. Bencana bermula dari tindakan seorang pelayan yang menyalakan korek api untuk mengatur temaram lampu di area bar bawah tanah bernama Melody Lounge. Api dari korek tersebut menyambar pohon palem dekoratif dan langsung menjalar ke langit-langit.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kobaran api dengan cepat merambat menuju area lobi hingga ruang makan utama di lantai atas. Suasana berubah menjadi histeris saat aliran listrik terputus dan lampu kelab padam total, menjebak kerumunan pengunjung dalam kegelapan pekat serta kepungan asap hitam tebal.
Upaya evakuasi mandiri terhambat fatal akibat konstruksi gedung; pintu keluar yang didesain membuka ke arah dalam tidak dapat dibuka karena tertahan dorongan kerumunan yang panik. Selain itu, beberapa pintu darurat ditemukan dalam keadaan terkunci sengaja. Pihak militer dari Boston Navy Yard mencatat panggilan darurat masuk pada pukul 22.45 dan segera mengirimkan bantuan personel medis.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sebagian besar korban meninggal dunia akibat sesak napas. Tingginya angka kematian dalam tragedi Cocoanut Grove memaksa pemerintah setempat merombak total undang-undang keselamatan bangunan publik guna memastikan standar proteksi kebakaran diberlakukan secara ketat di tingkat nasional.






