tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorPopuler
Beranda/Afiliasi

Unit Rudal Korea Utara Mulai Dikerahkan ke Rusia Barat

Fitri LimbongDiterbitkan 6 Agu 2026 - 02.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Unit Rudal Korea Utara Mulai Dikerahkan ke Rusia Barat
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Sebanyak 120 rudal balistik dan enam unit peluncur dilaporkan berpotensi menyertai pengerahan unit rudal Korea Utara yang kini mulai bergerak menuju wilayah Rusia barat. Langkah militer ini menandai babak baru dalam dinamika konflik regional yang terus memanas. Laporan yang dirilis pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, mengindikasikan bahwa pergerakan pasukan dan persenjataan taktis ini ditujukan untuk memperkuat serangan terhadap wilayah Ukraina. Pengerahan kekuatan tempur lintas negara ini menjadi sorotan tajam bagi para pengamat internasional karena berpotensi mengubah peta kekuatan di medan pertempuran.

Rencana penempatan personel militer ini diungkapkan secara rinci oleh Andrii Cherniak, seorang pejabat intelijen militer dari Ukraina. Menurut keterangannya, pihak Rusia berencana untuk menempatkan sekitar 90 personel rudal asal Korea Utara tersebut di wilayah Voronezh. Di lokasi tersebut, para personel asing ini akan diintegrasikan ke dalam struktur militer Rusia, tepatnya di bawah komando Brigade Rudal ke-112 Rusia. Langkah integrasi taktis ini menunjukkan adanya koordinasi operasional yang semakin erat dan terstruktur di antara militer kedua negara.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Kedekatan hubungan bilateral antara Rusia dan Pyongyang sebenarnya bukan merupakan hal baru, melainkan hasil dari proses panjang yang terakselerasi sejak beberapa tahun terakhir. Kerja sama strategis ini tercatat semakin intensif setelah terjadinya invasi Rusia pada tahun 2022. Hubungan tersebut kemudian diperkuat secara formal melalui penandatanganan pakta pertahanan bersama pada tahun 2024. Aliansi formal inilah yang menjadi landasan hukum dan operasional bagi pengiriman bantuan militer timbal balik, termasuk pengerahan pasukan rudal dan logistik tempur yang saat ini sedang berlangsung di wilayah perbatasan Rusia barat.

Baca Juga

Alokasi Dana SAL Rp70 Triliun ke Himbara dan Rincian Pembagiannya

Alokasi Dana SAL Rp70 Triliun ke Himbara dan Rincian Pembagiannya

Selain pengerahan personel, Pyongyang dilaporkan telah mengirimkan gelombang baru pasokan persenjataan yang mencakup 40 unit rudal tipe KN-23 dan KN-24 ke Rusia, lengkap beserta personel militer pendukungnya. Kendati demikian, kepastian mengenai konfigurasi pengerahan akhir serta jumlah total rudal baru yang akan dikirimkan belum sepenuhnya final. Detail operasional mengenai bagaimana rudal-rudal tersebut akan ditempatkan di medan tempur dijadwalkan baru akan disepakati dan difinalisasi dalam pertemuan serta pembicaraan tingkat tinggi yang akan digelar oleh kedua belah pihak pada bulan depan.

Di sisi lain, kedatangan persenjataan baru dari Korea Utara ini diprediksi akan memberikan tekanan berat bagi sistem pertahanan Ukraina. Saat ini, Ukraina dilaporkan tengah mengalami krisis dan kekurangan yang sangat parah pada persediaan sistem pertahanan udara tingkat tinggi mereka. Rob Lee, seorang peneliti senior dari Foreign Policy Research Institute, menjelaskan bahwa pertahanan terhadap serangan rudal balistik merupakan salah satu titik kerentanan paling kritis yang dihadapi oleh militer Ukraina saat ini. Kondisi ini membuat wilayah udara Ukraina menjadi lebih terbuka terhadap ancaman serangan udara musuh.

Baca Juga

Pengaruh Kebijakan Amerika Serikat terhadap Posisi Strategis Iran di Timur Tengah

Pengaruh Kebijakan Amerika Serikat terhadap Posisi Strategis Iran di Timur Tengah

Ancaman nyata dari persenjataan Korea Utara ini telah terbukti di lapangan melalui insiden mematikan yang terjadi baru-baru ini. Pada pekan lalu, otoritas Ukraina melaporkan adanya serangan rudal balistik asal Korea Utara yang menghantam dan meratakan sebuah rumah tinggal di desa Radushne, wilayah Ukraina tengah. Serangan udara tersebut merenggut nyawa sedikitnya lima orang anggota dari satu keluarga yang sama. Andrii Cherniak mengonfirmasi bahwa insiden tragis di desa Radushne tersebut merupakan penggunaan rudal balistik buatan Korea Utara yang pertama kali tercatat sejak bulan Agustus 2025. Sebelumnya, Korea Utara juga tercatat telah memasok sekitar 150 unit rudal ke Rusia dalam rentang waktu antara akhir tahun 2023 hingga Agustus 2025.

Dari segi spesifikasi militer, rudal KN-23 dan KN-24 buatan Korea Utara memiliki karakteristik tempur yang berbeda dibandingkan dengan alutsista milik Rusia. Sumber militer Ukraina mengungkapkan bahwa kedua jenis rudal Korea Utara tersebut memiliki daya jangkau yang lebih jauh serta kapasitas muatan yang lebih besar jika dibandingkan dengan rudal kelas Iskander milik Rusia. Namun, keunggulan tersebut harus dibayar dengan tingkat akurasi yang jauh lebih rendah. Untuk menangkal ancaman rudal balistik kelas Iskander 9M723 maupun rudal kiriman Korea Utara ini, militer memerlukan sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat, yang saat ini jumlahnya sangat terbatas di medan perang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UkrainaKorea UtaraRusiaMiliter

Berita Terbaru Lainnya

Alokasi Dana SAL Rp70 Triliun ke Himbara dan Rincian PembagiannyaPengaruh Kebijakan Amerika Serikat terhadap Posisi Strategis Iran di Timur TengahProgram Pengawasan Pembangunan di Kepulauan Nias oleh Gubernur dan DPRD Sumatera UtaraEkonomi Indonesia Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen di Tengah Tekanan GlobalFestival Belanja BCA UMKM Fest 2026 Hadirkan Potongan Harga dan Fasilitas Kredit UsahaDetail Gempa Magnitudo 5,3 di Selatan Jawa dan Status Potensi TsunamiVonis Bebas Hamdan Kasim dalam Kasus Gratifikasi DPRD NTBBagaimana Interaksi Media Sosial Berujung Kasus Mutilasi di Depok

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Ekonomi Digital

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKDProfesi & Regulasi 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap