Data penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat penambahan jumlah korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi total korban meninggal dunia bertambah 4 orang, sehingga kini mencapai 91 jiwa. Selain korban meninggal, pendataan mencatat 1.286 warga mengalami luka-luka akibat rangkaian peristiwa gempa tersebut.
Berikut rangkuman informasi resmi dan tanya jawab seputar perkembangan data korban serta kondisi terkini di wilayah terdampak NTT.
Bagaimana Rincian Korban Berdasarkan Wilayah Kabupaten?
Korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten di kawasan Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi wilayah dengan angka korban jiwa tertinggi.
Rincian sebaran korban meninggal dunia meliputi:
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

- Kabupaten Manggarai: 32 jiwa
- Kabupaten Manggarai Timur: 31 jiwa
- Kabupaten Nagekeo: 14 jiwa
- Kabupaten Sikka: 6 jiwa
- Kabupaten Ngada: 5 jiwa
- Kabupaten Ende: 2 jiwa
- Kabupaten Manggarai Barat: 1 jiwa
Siapa Saja Kelompok Usia dan Gender Korban yang Terdampak?
Berdasarkan data BNPB per jenis kelamin, korban meninggal dunia terdiri dari 48 perempuan dan 40 laki-laki. Sebanyak 3 korban lainnya belum diketahui jenis kelaminnya karena masih berada dalam proses identifikasi tim di lapangan.
Dari sisi kelompok usia, kelompok lanjut usia (lansia) dan dewasa mencatatkan jumlah korban terbanyak:
- Lansia: 39 jiwa
- Dewasa: 35 jiwa
- Anak dan remaja: 12 jiwa
- Batita (bawah tiga tahun): 4 jiwa
- Balita (bawah lima tahun): 1 jiwa
Apa Faktor Utama Penyebab Kematian Para Korban?
Analisis dampak menunjukkan bahwa mayoritas korban meninggal dipicu oleh kerusakan fisik struktur bangunan. Sebanyak 51 persen kematian disebabkan secara langsung oleh dampak fisik gempa, terutama akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah atau fasilitas umum. Sementara itu, 49 persen korban lainnya meninggal dunia akibat dampak tidak langsung pascagempa.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Berapa Intensitas Gempa Susulan yang Terjadi di NTT?
Hingga laporan mutakhir dirilis, BNPB mencatat total 5.688 kali gempa susulan sejak gempa utama mengguncang wilayah NTT. Magnitudo gempa susulan tersebut bervariasi, dengan kekuatan terkecil tercatat M 1,1 dan kekuatan terbesar mencapai M 6,2.
Pada hari pelaporan, warga di lokasi terdampak merasakan 130 kali getaran gempa susulan. Aktivitas seismik susulan ini diperkirakan masih berpotensi berlangsung selama 3 hingga 4 pekan terhitung sejak gempa utama terjadi.






