tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Aplikasi

Video, Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

Andi SompaDiterbitkan 12 Sep 2026 - 16.06 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Video, Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pasar obligasi global mengalami tekanan setelah para investor memutuskan untuk melepas surat utang pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) secara masif. Aksi jual tersebut memicu lonjakan imbal hasil (yield) obligasi acuan AS di tengah memanasnya tensi geopolitik dan kekhawatiran terhadap tata kelola fiskal Washington.

Berdasarkan data pasar Refinitiv pada penutupan perdagangan Rabu (9/9), imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun tercatat merangkak naik ke posisi 4,845%. Pada saat yang sama, lonjakan lebih tajam terjadi pada surat utang bertenor panjang, di mana yield US Treasury tenor 30 tahun melesat ke level 5,295%.

Pemicu Pelepasan Obligasi AS dan Tekanan Fiskal

Aksi jual surat utang pemerintah AS berlangsung di tengah rencana Departemen Keuangan AS yang akan melakukan pembelian kembali (buyback) surat utang dalam jumlah besar dengan nilai maksimal mencapai USD 6 miliar.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Dalam program Squawk Box di CNBC Indonesia yang dipandu oleh Shania Alatas pada Jumat (11/09/2026), Ekonom CNBC Indonesia Research Maesaroh memaparkan bahwa pergerakan di pasar surat utang tersebut berkaitan erat dengan merosotnya kepercayaan pelaku pasar terhadap pengelolaan fiskal pemerintah AS. Faktor ketidakpastian ini semakin diperparah oleh eskalasi ketegangan antara AS dan Iran yang memicu kehati-hatian di kalangan investor global.

Potensi Dampak terhadap Nilai Tukar Rupiah

Pelepasan portofolio obligasi AS oleh investor internasional yang mendorong kenaikan yield obligasi acuan umumnya menjadi perhatian pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia. Ketika imbal hasil aset safe haven dan obligasi bertenor panjang AS meningkat, selisih imbal hasil obligasi negara berkembang cenderung menyempit.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Situasi ini memicu potensi peralihan modal global yang dapat memberi tekanan pada pergerakan nilai tukar rupiah dan pasar surat berharga negara domestik, terutama jika volatilitas di pasar global terus berlangsung seiring dinamika geopolitik AS dan Iran.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi GlobalRupiah

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap