Peristiwa tindak pidana pencurian yang terjadi pada siang hari di salah satu kawasan permukiman di Kota Medan mendadak viral dan menjadi pusat perhatian warganet serta masyarakat luas. Aksi kejahatan tersebut menjadi perbincangan publik setelah rekaman video yang memperlihatkan detik-detik pelarian pelaku beredar luas di berbagai jejaring media sosial. Dalam tayangan yang beredar, seorang pria terlihat nekat memanjat dan berjalan di atas genteng rumah warga demi menghindari kepungan massa serta petugas keamanan lingkungan yang berusaha menangkapnya setelah aksinya tepergok saat mencuri.
Peristiwa pencurian pada siang bolong tersebut terjadi di kawasan perumahan Kompleks Mewah Taman Setia Budi Indah (Tasbi) 1, yang berlokasi di Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Kejadian kriminalitas yang berlangsung di tengah lingkungan perumahan mewah ini sontak mengejutkan warga sekitar. Publik menyoroti keberanian pelaku yang nekat melancarkan aksi pencurian pada saat kondisi hari masih terang benderang dan aktivitas masyarakat di sekitar lingkungan kompleks masih berlangsung secara aktif.
Beruntung, aksi kriminalitas tersebut berhasil digagalkan berkat kesiagaan warga dan ketangkasan petugas sekuriti kompleks perumahan yang segera bertindak cepat. Pelaku yang berupaya melarikan diri lewat jalur atap permukiman warga akhirnya berhasil dikejar dan diamankan secara langsung oleh petugas sekuriti setempat sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di wilayah hukum Polsek Medan Sunggal.
Peristiwa Pencurian Siang Bolong di Kompleks Tasbi 1 Medan Selayang
Tindak pidana pencurian yang menghebohkan jagat media sosial ini terjadi secara nyata di Kompleks Mewah Taman Setia Budi Indah (Tasbi) 1. Kawasan perumahan ini secara administratif terletak di Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Kompleks Tasbi 1 sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan permukiman teratur yang memiliki pos penjagaan dan sistem pengamanan lingkungan oleh petugas sekuriti kompleks guna memantau aktivitas keluar-masuk warga maupun tamu yang melintas di area tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dikonfirmasi oleh pihak kepolisian, aksi pencurian tersebut berlangsung pada waktu siang hari, tepatnya pada hari Jumat (21/8) siang. Waktu pelaksanaan aksi yang terjadi saat siang bolong menunjukkan kenekatan pelaku dalam memanfaatkan momen dan celah di lingkungan perumahan warga. Pelaku menyusup ke salah satu rumah milik warga setempat untuk mengambil barang berharga tanpa memedulikan risiko diketahui oleh penghuni maupun tetangga sekitar.
Kejadian di kawasan Medan Selayang ini memperlihatkan bahwa tindak kriminalitas dapat berlangsung pada waktu-waktu yang tidak terduga, termasuk pada siang hari ketika warga tengah beraktivitas di dalam rumah maupun di lingkungan sekitar. Keberanian pelaku melancarkan aksinya di Kompleks Tasbi 1 Medan Selayang pada Jumat siang tersebut memicu kepanikan sesaat di lingkungan hunian sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan secara penuh oleh petugas keamanan lingkungan kompleks.
Kronologi Pelaku Tepergok dan Mencoba Kabur Lewat Atap
Berdasarkan rangkaian fakta peristiwa yang terhimpun, aksi pencurian ini bermula ketika pelaku masuk ke dalam rumah salah seorang warga di Kompleks Tasbi 1 dengan maksud mencuri barang berharga milik korban. Sasaran kejahatan pelaku adalah satu unit televisi yang berada di dalam kediaman warga tersebut. Namun, nasib sial menghampiri pelaku karena aksinya tidak berjalan mulus sesuai dengan rencana kejahatan yang telah diaturnya.
Saat sedang berupaya mengambil dan membawa satu unit televisi milik penghuni rumah, keberadaan serta pergerakan pelaku tepergok oleh pihak korban atau warga di lokasi kejadian. Menyadari bahwa tindakannya telah diketahui dan posisinya mulai terkepung, pelaku panik dan langsung mengambil langkah ekstrem untuk melarikan diri dari dalam rumah sasaran agar tidak tertangkap oleh warga sekitar yang mulai berdatangan ke lokasi.
Alih-alih mencari jalan keluar melalui pintu utama atau gerbang halaman rumah, pelaku memilih jalur pelarian vertikal yang berbahaya. Pelaku memanjat bangunan permukiman warga dan naik ke bagian atap rumah untuk melarikan diri. Pilihan melarikan diri melewati atap rumah ini diambil oleh pelaku sebagai upaya terakhir untuk menghindari sergapan langsung di area bawah serta berusaha mencari rute pelarian yang dianggapnya dapat membantunya keluar dari area kompleks perumahan tersebut.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Beredarnya Video Viral Pelarian Pelaku di Atas Genteng
Aksi pelarian nekat yang dilakukan oleh pelaku saat melintasi atap permukiman warga tersebut berhasil diabadikan melalui rekaman kamera warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara. Rekaman visual tersebut kemudian diunggah ke berbagai saluran media sosial dan dengan sangat cepat mendadak viral di tengah masyarakat pengguna internet, khususnya di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.
Dari video viral yang tersebar secara luas, terlihat jelas bagaimana pelaku berusaha keras melarikan diri dengan berjalan di atas genteng rumah warga setelah aksinya tepergok. Pelaku terlihat bergerak di atas struktur atap perumahan di bawah terik matahari siang bolong, sembari mencari celah untuk berpindah dari satu atap bangunan ke atap lainnya demi menghindari kejaran warga dan petugas keamanan yang telah bersiaga di bagian bawah.
Rekaman video yang memperlihatkan seorang pria berjalan dan melompat di atas genteng perumahan Kompleks Tasbi 1 ini menarik reaksi luas dari warganet. Banyak masyarakat yang merasa terkejut dengan keberanian pelaku melakukan aksi pencurian dan manuver pelarian yang berbahaya pada siang hari di sebuah kawasan permukiman mewah yang berpenjagaan di Kecamatan Medan Selayang tersebut.
Kesiagaan dan Pengejaran Cepat oleh Petugas Sekuriti Kompleks
Upaya pelarian pelaku yang meniti atap genteng rumah warga tidak berlangsung lama. Petugas sekuriti Kompleks Mewah Taman Setia Budi Indah (Tasbi) 1 yang menerima laporan dan informasi mengenai adanya tindak kejahatan pencurian langsung bergerak secara terkoordinasi menuju titik lokasi kejadian perkara.
Personel sekuriti kompleks yang bertugas pada hari Jumat siang itu langsung melakukan pengejaran aktif terhadap pelaku yang sedang berupaya kabur. Pemahaman petugas keamanan terhadap tata letak bangunan dan jalur-jalur di dalam kompleks perumahan membuat pergerakan pelaku dapat dipantau dan dibatasi dengan ketat dari darat, sehingga menutup ruang gerak pelaku untuk meloloskan diri lebih jauh.
Berkat kesigapan, kecepatan bertindak, dan koordinasi yang baik di lapangan, petugas sekuriti kompleks akhirnya berhasil mengamankan pelaku pada saat pelaku hendak melarikan diri dari kawasan tersebut. Pelaku berhasil ditangkap tanpa mampu melakukan perlawanan lebih lanjut, sehingga upaya pelariannya melalui atap rumah warga berakhir di tangan petugas keamanan lingkungan kompleks perumahan Tasbi 1.
Pengamanan Pelaku dan Barang Bukti di Pos Penjagaan Sekuriti
Setelah berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri, pelaku langsung digiring oleh personel sekuriti menuju pos pengamanan kompleks perumahan. Langkah pengamanan ke pos sekuriti ini dilakukan guna mengendalikan situasi lingkungan agar tetap kondusif, menjaga ketertiban umum di area permukiman, serta mencegah potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dari kerumunan massa yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Saat diamankan oleh petugas sekuriti di pos penjagaan, pelaku terbukti tidak melarikan diri dengan tangan hampa. Dari tangan pelaku, petugas menemukan dan menyita barang hasil tindak pidana pencurian yang sempat dibawanya dari rumah korban di kompleks tersebut. Barang bukti yang diamankan bersama pelaku adalah berupa satu unit televisi milik warga yang sebelumnya menjadi sasaran aksi pencurian pelaku.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Keberadaan satu unit televisi curian tersebut menjadi bukti kuat yang mengonfirmasi bahwa pria yang diamankan di pos sekuriti tersebut memang benar merupakan pelaku yang tepergok mencuri di rumah warga Kompleks Tasbi 1. Pelaku beserta barang bukti satu unit televisi curian tersebut kemudian diamankan dan diawasi secara ketat di dalam pos penjagaan sekuriti sembari menunggu kedatangan aparat penegak hukum dari Polsek Medan Sunggal.
Keterangan Resmi Kapolsek Medan Sunggal Kompol Muhammad Yunus
Penanganan hukum terhadap peristiwa tindak pidana pencurian di Kompleks Mewah Taman Setia Budi Indah 1 ini ditangani secara langsung oleh jajaran Polsek Medan Sunggal. Pihak kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara setelah memperoleh laporan mengenai penangkapan pelaku pencurian oleh petugas keamanan kompleks permukiman tersebut.
Kapolsek Medan Sunggal Kompol Muhammad Yunus memberikan pernyataan resmi terkait kronologi penanganan kasus tersebut. Kompol Muhammad Yunus menjelaskan bahwa peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari Jumat (21/8) siang. Dirinya memastikan bahwa aparat kepolisian telah turun langsung ke lokasi guna memproses pelaku yang telah diamankan terlebih dahulu oleh pihak sekuriti perumahan.
Kompol Muhammad Yunus menerangkan kronologi pertemuan antara aparat kepolisian dan pihak keamanan kompleks di tempat kejadian perkara. "Petugas kepolisian bertemu dengan sekuriti kompleks yang telah mengamankan pelaku di pos sekuriti," kata Yunus, sebagaimana dilansir oleh detikSumut pada hari Minggu (23/8/2026). Pernyataan resmi ini menegaskan bahwa kerja sama di lapangan berjalan lancar saat petugas kepolisian tiba untuk mengambil alih penanganan tersangka.
Lebih lanjut, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Muhammad Yunus juga menegaskan perihal barang bukti yang ditemukan bersama tersangka pada saat proses penangkapan berlangsung di lokasi kejadian. Yunus mengonfirmasi bahwa saat diamankan, pelaku membawa barang hasil curian berupa satu unit televisi milik warga setempat. Dengan adanya pengakuan dan penyitaan barang bukti satu unit televisi tersebut, kepolisian Polsek Medan Sunggal melanjutkan proses hukum lebih lanjut sesuai dengan prosedur penegakan hukum tindak pidana pencurian.
Sinergi Keamanan Swakarsa dan Penegakan Hukum Kepolisian
Peristiwa pencurian siang bolong yang berhasil digagalkan di Kompleks Tasbi 1 Medan Selayang ini menjadi contoh nyata pentingnya sinergi antara sistem pengamanan lingkungan swakarsa dengan aparat penegak hukum kepolisian. Keberadaan personel sekuriti kompleks yang sigap, tanggap, dan terlatih terbukti mampu mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat secara cepat dan terukur.
Kecepatan respons petugas sekuriti kompleks dalam menindaklanjuti informasi warga berhasil memutus peluang pelaku untuk melarikan diri membawa barang curian. Tindakan cepat mengejar pelaku yang mencoba kabur melalui atap rumah warga menunjukkan dedikasi petugas keamanan dalam menjaga keselamatan serta harta benda para penghuni di wilayah tugas mereka di Kompleks Tasbi 1.
Di sisi lain, koordinasi yang tertib antara pihak sekuriti perumahan dan Polsek Medan Sunggal di bawah pimpinan Kompol Muhammad Yunus menunjukkan profesionalisme dalam penegakan hukum. Dengan diamankannya pelaku ke pos sekuriti sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian yang datang ke lokasi, seluruh tahapan penanganan perkara dapat berlangsung secara aman, tertib, dan berkepastian hukum sesuai fakta-fakta yang ada.






