Kepulan asap hitam pekat yang menyembur dari dalam tanah di depan sebuah ruko kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, sempat menggegerkan warga sekitar dan viral di media sosial. Fenomena tersebut terjadi pada Minggu (6/9) dan memicu kekhawatiran masyarakat sebelum petugas gabungan tiba di lokasi.
Kapolsek Sawah Besar Kompol Egy Irwansyah mengonfirmasi bahwa sumber asap bukan berasal dari fenomena alam atau kebocoran gas berbahaya, melainkan insiden gangguan instalasi kelistrikan. Kepulan asap tebal tersebut dipastikan berasal dari kabel gardu listrik yang mengalami korsleting.
Untuk mencegah risiko keselamatan warga, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi guna melakukan sterilisasi area dan membatasi warga agar tidak mendekat ke titik semburan.
Kronologi dan Dugaan Pemicu Korsleting
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, peristiwa bermula ketika jaringan kabel bawah tanah milik PLN mengeluarkan suara letupan atau ledakan. Sesaat setelah suara tersebut terdengar, kepulan asap pekat mulai membubung ke permukaan melalui celah tanah di sekitar kabel dan panel switch PLN.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kepala Pelaksana BPBD Marulitua Sijabat menjelaskan bahwa korsleting pada instalasi bawah tanah tersebut diduga kuat dipicu oleh kondisi panas berlebih (overheat). Objek utama yang terbakar meliputi kabel tanam bawah tanah PLN 4 fase serta komponen panel switch yang berada di lokasi tersebut.
Menghadapi potensi perambatan api di jalur utilitas, petugas di lapangan langsung berkoordinasi melalui pusat panggilan darurat Jakarta Siaga 112 untuk meminta dukungan penanganan lintas instansi.
Penanganan Selesai Tanpa Korban Jiwa
Penanganan insiden dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan, yang terdiri dari BPBD DKI Jakarta, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, tim teknis PLN Posko Gunung Sahari, petugas PPSU Kelurahan Pasar Baru, hingga pengurus RW setempat.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Tim teknis PLN langsung melakukan pengamanan jaringan, kaji cepat, serta proses penggantian kabel distribusi 4 fase dan panel switch yang rusak akibat terbakar.
Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai pada pukul 18.15 WIB pada hari yang sama. BPBD DKI Jakarta memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Kerugian materiil yang timbul akibat kerusakan infrastruktur kelistrikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 juta.






