Sebuah rekaman video yang memperlihatkan gerobak angkringan terbakar di kawasan Jalan Raya Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, viral di media sosial. Berdasarkan narasi yang beredar, pelaku pembakaran lapak dagangan tersebut diduga merupakan seorang sopir taksi.
Kasi Humas Polres Jakarta Timur AKP I Made Budi mengonfirmasi adanya peristiwa pembakaran tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa insiden itu berlangsung pada Jumat (4/9) dini hari.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula saat pemilik warung angkringan menyudahi aktivitas jualannya dan menutup gerobak sekitar pukul 02.00 WIB. Beberapa jam setelahnya, tepatnya sekitar pukul 05.30 WIB, pemilik angkringan menerima kabar dari pihak sekuriti setempat bahwa tempat usahanya telah dibakar.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Menurut laporan yang diterima, pelaku pembakaran merupakan seseorang yang tidak dikenal dengan ciri-ciri mengenakan baju biru saat melancarkan aksinya di lokasi kejadian.
Dipicu Teguran Masalah Parkir
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa ini diduga berkaitan erat dengan perselisihan yang terjadi tiga hari sebelum kejadian. Saat itu, korban sempat menegur seorang sopir taksi yang memarkirkan kendaraannya di area usaha korban. Mobil taksi tersebut diparkir dalam posisi menghalangi area parkir yang diperuntukkan bagi tamu atau pembeli angkringan.
Sopir taksi yang ditegur diduga tidak terima atas perlakuan korban. Rasa ketidakterimaan tersebut disinyalir menjadi pemicu di balik aksi pembakaran fasilitas dagangan angkringan milik korban beberapa hari kemudian.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sejumlah Barang Dagangan Ludes
Saat pemilik warung mendatangi tempat usahanya usai kejadian, kobaran api telah membakar sejumlah barang operasional jualan. Barang-barang yang hangus terbakar meliputi rak plastik, persediaan minuman saset, serta rak dagangan milik korban. Beruntung, gerobak utama angkringan dipastikan aman dan tidak ikut ludes terbakar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus mendalami kasus pembakaran lapak dagangan tersebut. AKP I Made Budi menegaskan bahwa jajaran kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk memburu dan mengungkap pelaku di balik aksi pembakaran itu.






