tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Waka Komisi VIII DPR Dorong Peternak Lokal Diutamakan Jadi Pemasok Bahan MBG

Retno PurwantoDiterbitkan 11 Sep 2026 - 02.01 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waka Komisi VIII DPR Dorong Peternak Lokal Diutamakan Jadi Pemasok Bahan MBG
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mendorong pemerintah untuk memprioritaskan peternak rakyat serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sebagai pemasok bahan baku dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan program tersebut memberikan dampak perputaran ekonomi langsung bagi masyarakat di daerah.

Menurut Singgih, keberlanjutan program MBG berpotensi menciptakan pasar yang pasti bagi komoditas peternakan rakyat, khususnya pasokan daging ayam dan telur. Adanya permintaan yang terukur dari agenda pemerintah dinilai mampu meredam volatilitas harga di tingkat produsen yang kerap merugikan peternak kecil.

Selama ini, peternak rakyat kerap menghadapi risiko penurunan harga jual hingga berada di bawah tingkat keekonomian ketika hasil produksi melimpah namun daya serap pasar umum terbatas. Penyerapan produk unggas dan telur secara konsisten melalui dapur MBG diharapkan menjadi instrumen efektif dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan pasar.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Singgih menekankan bahwa ekosistem ekonomi di balik pelaksanaan MBG berskala luas, mencakup peternak ayam pedaging (broiler), peternak ayam petelur (layer), koperasi, distributor, hingga penyerapan tenaga kerja lokal. Oleh sebab itu, skema pengadaan bahan pangan tidak boleh hanya terkonsentrasi pada korporasi besar.

Pemerintah diharapkan membuka ruang seluas-luasnya bagi kelompok peternak, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), koperasi, serta UMKM di sekitar wilayah penerima manfaat untuk masuk ke dalam rantai pasok. Pendekatan pengadaan berbasis wilayah ini dinilai memiliki keunggulan ganda: memperpendek rantai distribusi logistik sekaligus memastikan perputaran dana program lebih banyak beredar di tingkat daerah.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Lebih lanjut, Singgih mengingatkan agar indikator keberhasilan program MBG tidak semata-mata diukur dari kuantitas porsi makanan yang dibagikan. Stabilitas harga di tingkat peternak dan terbentuknya ekosistem pangan yang sehat dinilai harus menjadi tolok ukur utama.

Agar skema pengadaan berjalan transparan dan berkelanjutan, koordinasi terpadu perlu dibangun antara pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, asosiasi peternak, koperasi, dan pelaku usaha. Melalui sinergi tersebut, MBG tidak hanya berfungsi sebagai program pemenuhan nutrisi sosial, melainkan bertransformasi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMMakan Bergizi GratisKomisi VIII DPR

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap