tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Waka MPR Dorong Kebijakan Keberlanjutan untuk Literasi-Numerasi

Andi SompaDiterbitkan 13 Sep 2026 - 18.03 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waka MPR Dorong Kebijakan Keberlanjutan untuk Literasi-Numerasi
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penguatan literasi, numerasi, dan integrasi pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di Indonesia harus diiringi oleh konsistensi kebijakan yang nyata dan berkelanjutan. Penegasan ini muncul di tengah langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang tengah aktif mendorong transformasi pendidikan melalui penguatan budaya literasi, numerasi, serta pendekatan STEM berbasis standar PISA.

Capaian kompetensi dasar siswa di tingkat nasional masih menghadapi tantangan besar. Data Asesmen Nasional 2025 mencatat bahwa baru 55,7 persen siswa sekolah dasar yang berhasil mencapai batas minimum kompetensi literasi membaca. Secara keseluruhan, sekitar 50 persen siswa di Indonesia tercatat belum mencapai standar minimum dalam hal kecakapan literasi maupun numerasi.

Kesenjangan Skor PISA dan Akses Perangkat Belajar

Kondisi capaian belajar tersebut sejalan dengan dinamika skor evaluasi internasional. Pada pembaruan skor PISA terbaru dibandingkan periode 2022, skor sains Indonesia mencatat kenaikan enam poin menjadi 389, sementara skor membaca turut meningkat enam poin ke angka 365. Namun, skor matematika justru mengalami penurunan dua poin menjadi 364.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain evaluasi hasil belajar, tantangan pemerataan fasilitas teknologi antardaerah masih cukup lebar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kepemilikan komputer atau laptop untuk kebutuhan belajar di wilayah perkotaan telah mencapai 65 persen. Angka ini berbanding terbalik dengan wilayah perdesaan yang baru menyentuh kisaran 28 persen, sehingga berpotensi memperlambat pemerataan mutu pendidikan digital.

Implementasi Pelatihan Guru dan Pendekatan Belajar Mendalam

Untuk menjembatani berbagai ketimpangan tersebut, Lestari menekankan pentingnya efektivitas program peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Pelatihan guru melalui komunitas belajar, pembelajaran STEM, materi coding, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan administratif, melainkan benar-benar diterapkan di ruang kelas dan mengubah metode pengajaran secara langsung.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Lestari turut mengapresiasi penerapan pendekatan 'Belajar Mendalam' (Deep Learning) yang diarahkan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih kontekstual dan bermakna. Kendati demikian, efektivitas model ini menuntut kesiapan dukungan sarana yang memadai di setiap satuan pendidikan, mulai dari penyediaan bahan ajar yang relevan hingga perhatian berkelanjutan terhadap tingkat kesejahteraan para guru di lapangan.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MPR RI

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap