Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat ikhtiar dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan silaturahmi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar ke Pondok Pesantren Babussalam untuk menemui pimpinan pesantren, Tuan Guru Syekh H. Ismail Royan, pada Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, jajaran asisten, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Pekanbaru. Pertemuan ini difokuskan untuk meminta nasihat seputar pembangunan Kota Pekanbaru sekaligus memohon dukungan doa dari para tokoh agama dan kalangan santri.
Agung Nugroho secara khusus memohon doa dari Tuan Guru, para ustaz, serta seluruh santri Pondok Pesantren Babussalam agar bencana karhutla segera berakhir. Doa tersebut dipanjatkan agar kualitas udara di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, hingga wilayah Indonesia secara luas dapat kembali bersih dan sehat.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Langkah memohon doa ke pondok pesantren ini melanjutkan ikhtiar batin yang sebelumnya telah dijalankan oleh Pemko Pekanbaru. Pemerintah kota tercatat telah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan salat Istisqa secara serentak yang tersebar di 15 kecamatan.
Meski terus menggalang ikhtiar spiritual, Agung menegaskan bahwa doa tidak menggantikan berbagai upaya teknis dalam penanganan karhutla. Beragam tindakan langsung di lapangan tetap harus dijalankan secara maksimal, mulai dari pemadaman titik api, langkah-langkah pencegahan, penyediaan layanan kesehatan bagi warga, hingga penguatan koordinasi lintas daerah.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pimpinan Pondok Pesantren Babussalam, Tuan Guru Syekh H. Ismail Royan, menyambut baik permohonan dan kunjungan dari jajaran pemerintah kota. Ia menyatakan bahwa keluarga besar Pondok Pesantren Babussalam siap turut memanjatkan doa agar hujan lekas turun dan karhutla dapat segera teratasi.
Pada kesempatan yang sama, Pemko Pekanbaru menyerahkan bantuan dana pembangunan senilai Rp 200 juta kepada Pondok Pesantren Babussalam. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan sarana pendidikan keagamaan serta upaya peningkatan kualitas generasi muda.






