Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong anak-anak asal Tanah Papua untuk memiliki cita-cita besar dan menjadi agen perubahan bagi daerah asalnya. Ajakan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (11/9).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh lebih dari 300 siswa SLH Gunung Moria yang berasal dari Tanah Papua. Di hadapan para peserta didik, Ribka membagikan kisah perjalanan hidupnya sebagai anak Papua hingga dapat meniti rekam jejak panjang di lingkungan pemerintahan.
Membangun Masa Depan Lewat Pendidikan
Ribka mengisahkan bahwa setelah menuntaskan pendidikan dasar dan tinggal bersama orang tuanya, ia memutuskan merantau ke Jayapura. Di kota tersebut, ia melanjutkan pendidikannya di jenjang SMP dan SMA hingga menempuh perguruan tinggi. Komitmen akademis tersebut terus dilanjutkannya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan S1, S2, sampai jenjang S3.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Memiliki pengalaman berkarier selama lebih dari 30 tahun di dunia birokrasi, Ribka telah melalui berbagai tingkatan kepemimpinan, mulai dari mengemban tugas sebagai camat, bupati, kepala dinas, hingga kini dipercaya mengemban amanah sebagai Wamendagri. Berdasarkan perjalanan hidupnya, ia menekankan bahwa bekal pendidikan formal dan kemauan kuat untuk terus belajar merupakan fondasi krusial bagi generasi muda untuk bertumbuh.
Penyaluran Bantuan Belajar dan Pengembangan Pendidikan
Dalam kunjungan kerja tersebut, Ribka Haluk juga menyalurkan bantuan berupa sejumlah unit laptop ke SLH Gunung Moria. Fasilitas komputer jinjing ini diserahkan untuk mendukung kelancaran kegiatan pembelajaran para peserta didik di sekolah tersebut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pada kesempatan yang sama, Founder Yayasan Pendidikan Harapan Papua Aileen Hambali Riady menceritakan perjuangannya dalam membangun serta mengembangkan sektor pendidikan di Tanah Papua, termasuk upaya menjangkau kawasan pedalaman. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Utama Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) Jonathan L. Parapak, para tenaga pendidik, serta siswa-siswi SLH Gunung Moria.






