Aktivitas belanja dan transaksi wisatawan mancanegara di Indonesia kini kian bergeser ke ranah nontunai. Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara atau cross-border oleh warga negara asing tercatat menembus nilai Rp5,9 triliun atau setara US$326,3 juta hingga Juli 2026.
Lonjakan transaksi inbound tersebut mencerminkan kemudahan pembayaran digital yang langsung dirasakan turis asing saat berpelesir di berbagai destinasi tanah air. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa volume transaksi QRIS yang dilakukan warga negara asing di Indonesia telah mencapai 19,76 juta transaksi dalam periode yang sama.
Pernyataan tersebut disampaikan Filianingsih dalam gelaran Lampung Financial Festival pada Sabtu, 5 September 2026. Pemanfaatan sistem pembayaran berbasis kode respons cepat ini tidak hanya berlangsung satu arah, melainkan juga dimanfaatkan secara aktif oleh masyarakat Indonesia saat berada di luar negeri.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Pergerakan Transaksi Antarnegara
Untuk transaksi outbound, yakni transaksi yang dilakukan warga negara Indonesia di negara mitra penyedia layanan QRIS lintas negara, nilainya telah mencapai Rp1,73 triliun atau setara US$95,6 juta hingga Juli 2026. Dari sisi aktivitas, volume transaksi outbound tersebut menyentuh 4,32 juta transaksi.
Saat ini, interoperabilitas sistem pembayaran lintas negara Indonesia telah terhubung langsung dengan enam negara, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China. Kerja sama ini memungkinkan pengguna memindai kode QR standar di negara tujuan langsung melalui aplikasi pembayaran yang biasa mereka gunakan tanpa harus menukar uang tunai terlebih dahulu.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Ke depan, jangkauan kerja sama sistem pembayaran digital ini akan terus diperluas. Pemerintah dan Bank Indonesia tengah memproses integrasi layanan pembayaran terdekat ke sejumlah negara mitra lainnya, meliputi Arab Saudi, Hong Kong, Vietnam, Timor Leste, hingga India.






