Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (25/8) malam. Peristiwa yang terjadi menjelang tengah malam, tepatnya pada pukul 22.58.55 Wita, memicu kepanikan luas di tengah permukiman hingga membuat masyarakat berhamburan keluar dari rumah mereka.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa pusat gempa bumi berada pada titik koordinat 7,97掳 Lintang Selatan dan 120,75掳 Bujur Timur. Titik lindu tersebut berjarak sekitar 79 kilometer di sebelah timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, dengan kedalaman hiposentrum mencapai 10 kilometer.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Guncangan dilaporkan terasa keras di sejumlah wilayah di Pulau Flores. Area terdampak getaran kuat meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, hingga Nagekeo.
Rikar, salah seorang warga Manggarai Barat, mengungkapkan bahwa kekuatan getaran seketika membuat para penghuni rumah lari menyelamatkan diri. Rikar sendiri baru kembali ke rumahnya pada Selasa malam setelah mengungsi di tenda darurat selama beberapa hari. Namun, getaran yang mendadak muncul tersebut memaksanya dan warga sekitar kembali keluar mencari area terbuka demi menghindari risiko reruntuhan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Peristiwa magnitudo 5,0 ini terjadi menyusul rangkaian aktivitas seismik setelah gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 melanda Flores pada 15 Agustus lalu. Data per Selasa (25/8) mencatat total korban jiwa akibat rentetan bencana alam tersebut telah mencapai 103 orang meninggal dunia.






