Minat masyarakat terhadap kepemilikan kendaraan ramah lingkungan kian terakselerasi di sektor pembiayaan nasional. Penyaluran kredit untuk kendaraan listrik (EV) maupun hybrid bekas melesat 103,06% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp1,52 triliun per Juli 2026.
Lonjakan tajam pada segmen kendaraan hijau bekas tersebut terjadi di tengah pelemahan pasar pembiayaan mobil konvensional. Penyaluran kredit untuk kendaraan roda empat bekas konvensional terkontraksi 4,52% yoy menjadi Rp86,25 triliun pada periode yang sama. Secara agregat, total pembiayaan kendaraan roda empat yang disalurkan perusahaan multifinance turun 2,43% yoy ke level Rp230,92 triliun pada Juli 2026.
Dorongan Model Terjangkau dan Inovasi Skema Kredit
Menanggapi dinamika pasar ini, Agusman dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa kehadiran berbagai model mobil listrik baru dengan harga kompetitif dan terjangkau menjadi motor penggerak utama pertumbuhan pembiayaan. Situasi ini menuntut industri multifinance untuk terus berinovasi dalam menyusun skema pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan konsumen di segmen kendaraan listrik.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Tren Penjualan Otomotif Nasional
Sejalan dengan dinamika pembiayaan, aktivitas pasar kendaraan roda empat secara umum turut memperlihatkan pergerakan positif pada Agustus 2026. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi mobil dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 81.756 unit, naik 0,8% dari bulan Juli 2026 yang sebesar 81.115 unit.
Realisasi wholesales pada Agustus 2026 tersebut merupakan capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun 2026, melampaui rekor sebelumnya yang dicetak pada Februari 2026 dengan 81.247 unit.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Peningkatan yang lebih signifikan tampak pada penjualan langsung ke konsumen (retail). Angka retail mobil pada Agustus 2026 melonjak 7,7% menjadi 83.422 unit dibandingkan capaian Juli 2026 sebanyak 77.460 unit. Penjualan retail tersebut menandai kali pertama pasar otomotif menembus level 80 ribu unit dalam satu bulan sepanjang tahun berjalan 2026.






