Warung Mi dan Babi Tepi Sawah yang berlokasi di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, dibakar oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK). Peristiwa pembakaran dan penyerangan tempat usaha tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Pemilik warung, Jodi Sutanto, menuturkan bahwa warung tersebut setiap malam dijaga oleh dua orang karyawan, dengan pembagian tugas satu orang berada di bagian depan dan satu orang lagi di bagian belakang. Jodi mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mengangkat panggilan telepon dari karyawannya sekitar pukul 05.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Jodi dari pekerjanya, sekitar pukul 03.30 WIB ada empat orang yang mendatangi lokasi dan mendobrak pintu kamar tidur karyawan. Salah satu karyawan bernama Ali langsung diancam oleh pelaku menggunakan senjata tajam. Pelaku menyuruh Ali keluar ruangan, memaksanya berjongkok di bagian depan, memerintahkannya untuk diam, dan menyuruhnya berhitung dari angka satu sampai seribu.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Ketika korban diintimidasi, pelaku lainnya melakukan aksi perusakan dan pembakaran di area warung. Dari komplotan tersebut, satu orang merusak barang-barang dan satu orang lainnya membakar gudang serta kamar tidur karyawan. Jodi menjelaskan bahwa bagian bangunan yang terbakar meliputi satu gudang, satu tempat tidur karyawan, dan bagian atap. Area gudang yang hangus terbakar merupakan tempat penyimpanan barang-barang bekas atau rongsok, bukan tempat penyimpanan stok produk.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 04.35 WIB. Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono, menyampaikan bahwa pihaknya langsung menerjunkan sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran beserta enam personel ke lokasi. Penanganan kebakaran berhasil diselesaikan sekitar pukul 05.00 WIB.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pihak kepolisian juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Area Warung Mi dan Babi Tepi Sawah tersebut kini telah dipasangi garis polisi.






