Pergerakan pasar keuangan domestik menunjukkan dinamika yang bervariasi di tengah ketidakpastian global pada perdagangan Rabu (16/09). Nilai tukar rupiah tercatat mengalami tekanan cukup dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sementara laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu bertahan dan mencatatkan penguatan di zona hijau.
Nilai tukar rupiah dilaporkan melemah dan merosot hingga menyentuh level Rp 17.705 per dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda ini terjadi di tengah sikap was-was para pelaku pasar yang menantikan rilis kebijakan bank sentral AS, The Fed, terkait suku bunga acuan serta respons terhadap perkembangan ekonomi global terkini.
Performa IHSG di Zona Hijau
Berbanding terbalik dengan kondisi nilai tukar rupiah, IHSG justru menunjukkan performa yang cukup solid. Pada pukul 10:04 WIB, indeks saham domestik tersebut terpantau menguat sebesar 0,65% dan bergerak naik mencapai level 6.503.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Apresiasi IHSG ini berlangsung di tengah sentimen pasar yang terbagi antara volatilitas nilai tukar dan respons terhadap berbagai katalis dari pergerakan harga komoditas global yang terus mengalami penyesuaian.
Kenaikan Harga Minyak dan Tekanan Inflasi Global
Faktor eksternal lain yang turut membayangi pasar keuangan adalah pergerakan harga minyak mentah dunia yang terus mengalami penguatan. Harga minyak mentah jenis Brent bahkan telah menembus level USD 108 per barel.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Lonjakan harga minyak mentah dunia ini dipicu oleh memanasnya eskalasi perang di kawasan Timur Tengah. Kenaikan harga energi tersebut kemudian memicu kekhawatiran baru di pasar global terkait potensi lonjakan inflasi, yang pada gilirannya dapat mendorong kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral guna meredam laju kenaikan harga.
Ulasan komprehensif mengenai sentimen pasar keuangan global, dinamika nilai tukar, serta pergerakan bursa saham domestik tersebut dipaparkan oleh Shafinaz Nachiar dalam program Profit di CNBC Indonesia pada Rabu (16/09/2026).






