Aktivitas wisata menyelam di perairan Nusa Penida, Klungkung, Bali, berujung duka setelah seorang wisatawan mancanegara asal Malaysia dilaporkan meninggal dunia. Korban bernama Siti Nuraini binti Rusidi (39) mengembuskan napas terakhir setelah mengalami gangguan saat melakukan penyelaman di kawasan perairan Crystal Bay, Desa Sakti.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama rombongannya memulai agenda penyelaman pertama sekitar pukul 08.00 Wita di Manta Bay. Sebelum turun ke laut, pemandu selam sempat mendapati korban dalam kondisi batuk-batuk dan langsung mengonfirmasi kesiapan fisiknya. Korban menyatakan kondisinya cukup baik dan sanggup untuk menyelam, hingga sesi penyelaman pertama rampung tanpa kendala berarti.
Kronologi Insiden di Crystal Bay
Setelah sesi pertama selesai, rombongan bertolak menuju lokasi penyelaman kedua di Crystal Bay sekitar pukul 11.00 Wita. Pada penyelaman kedua inilah insiden darurat terjadi di bawah air. Saksi mata di lokasi melihat korban memberikan isyarat kehabisan pasokan oksigen.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dalam situasi tersebut, korban tampak panik dan sempat melepaskan peralatan pernapasannya saat berada di dalam air. Pemandu selam yang bertugas segera berupaya memberikan bantuan suplai oksigen darurat serta menarik korban naik ke permukaan laut untuk dievakuasi ke atas perahu.
Saat berhasil diangkat ke perahu, kapten kapal dan pemandu melihat busa keluar dari hidung dan mulut korban. Tim di lapangan langsung melarikan korban menuju fasilitas kesehatan terdekat, Klinik Nusa Medika, untuk mendapatkan pertolongan medis.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Penyelidikan dan Evakuasi Jenazah
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis di Klinik Nusa Medika, korban diduga kuat mengalami henti napas saat insiden berlangsung. Kendati demikian, kepolisian menyatakan penyebab pasti insiden kematian tersebut masih menunggu proses penyelidikan mendalam.
Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengonfirmasi identitas korban dan proses penanganan yang tengah berjalan. Jenazah korban kini telah dievakuasi ke RSUD Bali Mandara untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.






