Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026). Sebanyak 114 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut, dan kepolisian telah menyiagakan tim identifikasi forensik untuk menyelidiki penyebab munculnya api.
Berdasarkan data papan informasi di lokasi kejadian per pukul 18.00 WIB, musibah kebakaran ini berdampak langsung pada 880 jiwa yang terbagi ke dalam 310 kartu keluarga (KK). Proses pendataan kerusakan fisik bangunan difokuskan pada dua rukun tetangga, yakni RT 04 dan RT 05 di kawasan Batuceper, Jakarta Pusat.
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana memastikan tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut. Pihaknya kini menunggu penuntasan pendinginan area sebelum tim forensik diterjunkan secara menyeluruh ke titik awal api.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

"Masih didalami ya penyebab kebakaran, karena api itu sangat cepat dan angin juga kencang sekali. Saat ini tim identifikasi forensik standby untuk melakukan penyisiran apabila nanti pendinginan sudah dilakukan," ujar Mirzal.
Laporan kebakaran awalnya diterima Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat dari warga pada pukul 13.40 WIB. Petugas pemadam langsung memulai operasi penanganan di lokasi pada pukul 13.46 WIB.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Triyanto menyampaikan bahwa upaya lokalisasi berhasil menahan perambatan api ke bangunan lain di sekitarnya. Operasi pemadaman resmi memasuki status kuning dan terkendali pada pukul 16.17 WIB sebelum akhirnya dilanjutkan ke tahapan pendinginan.






