tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Nasional

5 Fakta Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu yang Terasa hingga Pariaman dan Malang

Wulan WijayaDiterbitkan 12 Sep 2026 - 21.15 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
5 Fakta Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu yang Terasa hingga Pariaman dan Malang
Foto/Ilustrasi: Inews
A-A+

Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,5 melanda wilayah laut di sekitar Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 04.23 WIB. Peristiwa ini menyita perhatian luas lantaran gelombang seismiknya merambat jauh hingga ke berbagai kawasan di Pulau Jawa dan Sumatra.

Berikut lima fakta penting terkait peristiwa gempa tersebut berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pihak otoritas terkait:

1. Pemutakhiran Kekuatan dan Tanpa Potensi Tsunami Pada laporan awal, BMKG mencatat getaran ini bermagnitudo 5,9 sebelum kemudian dimutakhirkan menjadi M 6,5. Berdasarkan hasil analisis data seismik, gempa ini dipastikan tidak menimbulkan potensi gelombang tsunami.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

1. Pusat Gempa di Laut dengan Hiposenter Dalam Titik koordinat gempa berada di 5,24 derajat Lintang Selatan dan 106,78 derajat Bujur Timur, tepatnya berlokasi di laut sekitar 69 km arah timur laut Kepulauan Seribu. Pusat gempa berada pada kedalaman 368 km, menjadikannya masuk kategori gempa bumi dalam.

1. Dipicu Aktivitas Intraslab BMKG mengonfirmasi bahwa lindu ini dipicu oleh aktivitas intraslab dengan mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal). Gempa intraslab terjadi akibat deformasi atau pecahnya batuan di dalam slab lempeng bumi, yang menghasilkan pancaran getaran tanah (groundmotion) lebih kuat dibandingkan gempa bermagnitudo sama dari tipe sumber lainnya.

1. Sebaran Guncangan Luas dan Dampak Perjalanan Kereta Guncangan berskala IV MMI dirasakan oleh warga di Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur, dan Tanggamus. Skala III MMI terekam di Tangerang, Tanjung Priok, Nagrak, Kalapanunggal, dan Cilacap, dengan persebaran getaran yang meluas hingga wilayah Pariaman serta Malang.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Imbas guncangan tersebut, KAI Commuter Line sempat menghentikan laju kereta untuk inspeksi lintasan hingga dipastikan aman dan kembali normal pukul 05.26 WIB. Di wilayah Daop 5 Purwokerto, sebanyak delapan perjalanan kereta api sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) guna pemeriksaan rel, jembatan, dan terowongan.

1. Tidak Ada Korban dan Kerusakan Fisik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan dan infrastruktur pascaperistiwa gempa di Kepulauan Seribu.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGMitigasi Bencanagempa bumi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap