Setelah sebelumnya menunda kedatangan agar jajaran pemerintah daerah dapat fokus menangani fase tanggap darurat, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung wilayah terdampak gempa bumi M 7,7 di Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kunjungan kerja tersebut mencakup koordinasi lintas kementerian hingga interaksi langsung dengan warga di posko pengungsian Kabupaten Nagekeo. Berikut lima momen penting selama rangkaian kunjungan Presiden di lokasi bencana:
1. Tiba Menggunakan Helikopter dan Gelar Rapat Koordinasi Prabowo bertolak menggunakan helikopter dari Bandara Internasional Komodo menuju helipad Batalyon Yonif TP 834/WMN, Kabupaten Nagekeo. Setibanya di posko penanganan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membuka rapat koordinasi penanggulangan bencana yang dihadiri Mendagri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri PU Dody Hanggodo, Kepala BNPB Suharyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Gubernur NTT Melkiades Laka Lena.
2. Ungkap Alasan Tak Langsung Tinjau Lokasi pada Hari Pertama Dalam keterangannya, Prabowo menjelaskan pertimbangan di balik waktu kunjungannya. Ia sengaja tidak langsung mendatangi lokasi sesaat setelah gempa terjadi agar perangkat daerah serta tim tanggap darurat dapat bekerja penuh melayani warga terdampak tanpa terpecah fokusnya oleh protokoler kepresidenan.
3. Pengecekan Fasilitas Dasar di Lapangan Berdikari Pukul 15.10 Wita, Prabowo tiba di lokasi pengungsian Lapangan Berdikari dengan mengenakan kemeja safari dan topi biru. Didampingi jajaran menteri, ia memeriksa langsung kesiapan fasilitas vital bagi pengungsi, mulai dari pasokan sumber air bersih, instalasi pengolahan air (water treatment), tenda hunian, hingga operasional dapur umum.
4. Arahan Sekolah Darurat dan Estimasi Tiga Minggu Masa Aman Saat berbicara di hadapan para penyintas, Prabowo memastikan langkah transisi pendidikan telah disiapkan. Sekolah sementara akan difasilitasi di dalam tenda demi menjaga keselamatan anak-anak. Merujuk perhitungan para ahli, masa tunggu diperkirakan berlangsung maksimal tiga minggu sebelum situasi dinilai cukup aman untuk memulai pembangunan hunian sementara serta rehabilitasi rumah warga.
5. Ingatan Masa Muda dan Interaksi Bersama Pengungsi Di sela agenda, Prabowo mengenang masa mudanya saat tinggal lama di kawasan NTT sembari mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan potensi kayu cendana. Suasana di posko pengungsian Lapangan Berdikari juga diwarnai interaksi hangat ketika sejumlah anak menyapa dan menirukan gerakan joget khas masa kampanye.