Sebanyak 566 santri dan santriwati di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami peristiwa keracunan usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi kasus tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kini tengah menyiapkan langkah penindakan berupa sanksi tegas bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait yang bertanggung jawab atas pengolahan makanan tersebut.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) Adhy Karyono menyampaikan rasa sesal mendalam atas insiden yang menimpa ratusan santri tersebut. Menurutnya, SPPG Kalitengah dinilai tidak teliti dalam proses penyiapan dan penyajian makanan, sehingga memicu terjadinya keracunan massal di lingkungan pondok pesantren.
Penyelidikan dan Koordinasi dengan BGN
Adhy Karyono menjelaskan bahwa penanganan insiden ini telah dikoordinasikan secara intensif. Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG telah menggelar rapat konsolidasi bersama tim Satgas MBG Jawa Timur serta Wakil Gubernur Jawa Timur guna membahas langkah-langkah penanganan kasus keracunan ini secara menyeluruh.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Saat ini, tim Satgas MBG sedang melakukan proses pendalaman serta penyelidikan mendalam untuk mengungkap faktor pasti penyebab terjadinya keracunan pangan tersebut. Selain itu, Pemprov Jatim telah melaporkan temuan kejadian ini ke Badan Gizi Nasional (BGN) guna menindaklanjuti penetapan sanksi terhadap pihak penyedia setelah hasil penyelidikan rampung.
Pengetatan Pengawasan Dapur MBG
Menyikapi insiden keracunan yang terjadi, Satgas MBG Jawa Timur berkomitmen untuk memantau dapur-dapur utama secara berkelanjutan, khususnya pada unit dapur yang mencatatkan kasus gangguan kesehatan pada penerima manfaat. Langkah evaluasi dan ketegasan sanksi diharapkan mampu mencegah peristiwa serupa agar tidak kembali terulang di kemudian hari.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Ke depan, Satgas MBG Jatim akan memperketat mekanisme pengelolaan seluruh dapur MBG agar penyediaan dan penyaluran menu makan bergizi berjalan sesuai standar higienis serta tata kelola yang aman bagi masyarakat dan para pelajar.






