Pihak kepolisian menutup akses Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi sehubungan dengan digelarnya aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8) pagi.
Penutupan jalan tersebut dilakukan petugas kepolisian tepat di bawah Fly Over Senayan. Dengan adanya penutupan ini, kendaraan yang hendak melintas ke arah Slipi dialihkan rutenya untuk melewati Jalan Gerbang Pemuda, Senayan.
Sementara itu, massa yang hendak melakukan unjuk rasa terpantau mulai berdatangan di depan Gedung DPR RI. Di lokasi aksi tersebut, terjadi pula gangguan sinyal telepon seluler saat massa mulai memadati area parlemen.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dkk menyatakan bahwa aksi penyampaian aspirasi tersebut akan berlangsung secara damai dengan berfokus pada dua tuntutan terkait pemberantasan korupsi.
Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, menyampaikan bahwa dua tuntutan utama dalam aksi 27 Agustus ini adalah mendesak DPR RI bersama pemerintah untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta menerapkan hukuman terberat bagi para koruptor.
Pada saat yang bersamaan, di dalam kompleks parlemen, pihak DPR RI diketahui berencana menggelar Rapat Paripurna. Agenda rapat tersebut antara lain membahas progres pembahasan RUU Perampasan Aset dan pembahasan mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa di sejumlah titik di wilayah Jakarta Pusat, sebanyak 18.504 personel kepolisian disiapkan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan unjuk rasa dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, komunikatif, dan persuasif dalam melayani masyarakat.
Reynold juga memastikan bahwa seluruh aparat kepolisian yang bertugas di lapangan diinstruksikan untuk tidak membawa senjata api maupun senjata tajam guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya.






