Stabilitas politik dan arah kepemimpinan di tingkat daerah menjadi salah satu faktor yang diperhatikan oleh pelaku usaha dan masyarakat dalam melihat potensi ekonomi wilayah. Di Provinsi Banten, sebuah langkah penting baru saja terjadi dengan diselenggarakannya Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Banten. Acara ini berlangsung di Kota Serang pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam forum tersebut, Iti Octavia Jayabaya kembali mendapat kepercayaan penuh untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Banten untuk periode 2026-2031. Terpilihnya kembali mantan Bupati Lebak ini dilakukan secara aklamasi, yang menandakan adanya kesepakatan bulat dari seluruh peserta. Bagi pengamat tata kelola daerah, hasil musyawarah ini memberikan gambaran awal mengenai arah kebijakan dan program kerja yang akan diusung di Banten selama lima tahun ke depan.
Meskipun proses pemilihan di tingkat daerah telah selesai melalui mekanisme aklamasi, tahapan pengesahan secara struktural masih harus berlanjut. Hasil dari Musyawarah Daerah V ini selanjutnya akan diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Langkah ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang wajib dilalui untuk mendapatkan pengesahan resmi. Proses penguatan struktur ini turut mendapat perhatian dari Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. Kepemimpinan yang kokoh di tingkat provinsi diharapkan mampu menggerakkan roda organisasi agar berjalan lebih efektif dan profesional. Harapannya, kepengurusan yang baru nanti dapat melibatkan seluruh potensi kader yang tersebar di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten, sehingga kebijakan yang dirumuskan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.








