Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata di Kabupaten Kebumen mendapatkan akses pasar yang lebih luas melalui penyelenggaraan Kebumen Travel Mart (KTM) 2026 dan Gombong Festival of Culture 2026. Acara yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus di kawasan Benteng Van der Wijck, Gombong, Jawa Tengah tersebut didukung penuh oleh Artha Graha Peduli (AGP), Artha Graha Network (AGN), beserta sejumlah unit bisnisnya.
Mengusung tema “Connecting Business, Celebrating Culture, Promoting Tourism”, perhelatan ini mempertemukan pelaku usaha lokal dengan pembeli internasional dari Malaysia, Brunei Darussalam, China, hingga Nigeria. Rangkaian kegiatan dirancang mencakup forum bisnis, sesi buyers meet sellers, promosi destinasi wisata, UMKM Expo & Bazaar, serta pementasan seni budaya daerah.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa kawasan Gombong memiliki potensi strategis untuk dikembangkan menjadi pusat penghubung bagi UMKM, ekonomi kreatif, kebudayaan, dan pariwisata. Potensi ini diperkuat oleh sebaran destinasi wisata yang ada di wilayah Kebumen, yang menurut penuturan Bupati Kebumen Lilis Nuryani, tersebar di 26 kecamatan dan 460 desa.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Dukungan Layanan Finansial dan Digitalisasi Transaksi
Dalam mendukung kapasitas bisnis pelaku usaha lokal, sejumlah entitas usaha AGN menghadirkan fasilitas perbankan dan ekosistem pembayaran digital di lokasi acara. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI) memperkenalkan berbagai solusi keuangan, mulai dari transaksi valuta asing (valas), pembiayaan kredit modal kerja dan investasi, hingga sistem Artha Merchant.
Branch Director Cabang Solo PT Bank Artha Graha Internasional Tbk, Theodorus Sundah, menegaskan keikutsertaan BAGI bertujuan memperkuat pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata daerah. Di sisi transaksi digital, platform Qoin hadir sebagai mitra pembayaran yang memfasilitasi penggunaan QRIS bagi para merchant bazar dan pameran. GM Business & Operations Qoin, Netty Herawaty, menyebut gelaran ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi lokal Kebumen.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perluasan Pasar
Partisipasi sektor ritel dan produk konsumsi turut melengkapi ekosistem pameran. PT Electronic City Indonesia Tbk berpartisipasi melalui penyediaan perangkat teknologi dan elektronik guna menunjang pemberdayaan UMKM, sebagaimana disampaikan oleh Branch Director Cabang Magelang Sigit Adi. Sementara itu, PT Pesona Inti Rasa mempromosikan kekayaan kuliner melalui produk GulaVit yang berkolaborasi dengan Takokak Win’s Tea, yang dipaparkan oleh Marketing Manager Jessica Setiawan sebagai upaya mengangkat kearifan lokal ke pasar yang lebih luas.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menilai kekayaan alam, sejarah, budaya, dan keanekaragaman produk UMKM di Kebumen merupakan modal utama untuk bersaing di tingkat global. Komitmen serupa disampaikan oleh diaspora Kebumen melalui Ketua Umum IWAKK Walet Emas, Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan, yang siap membantu pemasaran produk lokal ke berbagai kota besar.
Dari perwakilan internasional, perwakilan Malaysia Tourism Datuk Hadi Bachtiar bin Amnan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan dan menyatakan komitmennya untuk ikut mempromosikan kebudayaan serta potensi pariwisata Kebumen kepada masyarakat di Malaysia.






