Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) secara aktif menyuarakan pentingnya peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam ekosistem keuangan di Indonesia. Salah satu langkah nyata yang didorong oleh asosiasi ini adalah terciptanya kesempatan yang setara bagi BPD untuk berpartisipasi dalam berbagai program dan transaksi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Dorongan untuk mendapatkan kesetaraan kesempatan ini dinilai sangat penting agar BPD dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal di sektor keuangan. Melalui kesetaraan peluang dalam program-program pemerintah tersebut, BPD diharapkan dapat menjalankan fungsinya secara maksimal demi kemajuan bersama di tingkat regional maupun nasional.
Upaya Asbanda dalam mendorong kesetaraan ini memiliki tujuan strategis yang sangat erat kaitannya dengan pembangunan ekonomi di tingkat daerah. Asbanda berkomitmen untuk terus mendorong penguatan peran BPD dalam kapasitasnya sebagai Regional Development Bank atau bank pembangunan daerah. Peran aktif BPD sebagai pilar keuangan di daerah sangat dibutuhkan untuk menopang pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Tidak hanya berdampak pada tingkat regional, penguatan peran BPD ini juga ditujukan untuk memperkokoh ketahanan sistem keuangan nasional secara menyeluruh, sehingga stabilitas ekonomi tetap terjaga dengan baik di tengah berbagai tantangan yang ada.
Aspirasi dan komitmen Asbanda ini dibahas secara mendalam dalam sebuah forum resmi yang mempertemukan berbagai pihak terkait. Forum tersebut berupa seminar bertajuk "Dukungan Pemerintah terhadap Penguatan Likuiditas BPD dalam Meningkatkan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional". Pertemuan penting ini diselenggarakan di Bengkulu pada hari Jumat, 21 Agustus 2026. Melalui seminar ini, dibahas berbagai aspek penting mengenai bagaimana dukungan dari pemerintah dapat memperkuat kondisi likuiditas BPD, yang pada akhirnya akan berkontribusi langsung pada upaya menjaga stabilitas sistem keuangan di tingkat nasional.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Asbanda, Agus Haryoto Widodo, memberikan pandangan penting mengenai arah pengembangan BPD ke depan. Agus Haryoto Widodo menekankan pentingnya kesiapan BPD dalam menghadapi persaingan di industri perbankan saat ini. Menurut kepemimpinan beliau di Asbanda, adanya kesempatan yang setara dalam transaksi dan program pemerintah harus diimbangi dengan kesiapan internal dari masing-masing BPD. Hal ini menunjukkan bahwa BPD di bawah naungan Asbanda berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas internalnya agar dapat bersaing secara sehat dan memberikan nilai tambah yang nyata.
Untuk dapat bersaing dengan baik di industri keuangan, BPD dituntut untuk siap berkompetisi melalui berbagai aspek krusial. Kesiapan kompetisi ini wajib diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan kapabilitas digital, serta penerapan tata kelola atau governance yang baik. Ketiga aspek tersebut menjadi pilar penting bagi BPD agar mampu bersaing secara sehat di tengah perkembangan industri perbankan yang dinamis.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Dengan adanya kesiapan yang ditunjukkan melalui kualitas layanan, kapabilitas digital, dan tata kelola yang baik, BPD diharapkan dapat memperoleh kepercayaan yang lebih besar untuk terlibat dalam program dan transaksi pemerintah. Kesempatan yang setara ini pada akhirnya akan memperkuat peran BPD sebagai Regional Development Bank. Dengan demikian, BPD tidak hanya berkontribusi dalam menopang pembangunan ekonomi di daerah masing-masing, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga ketahanan sistem keuangan nasional.






