tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Informasi Publik

Badan Geologi ESDM Beberkan Sebab Erupsi Gunung Anak Krakatau Berulang

Lidya RumbayanDiterbitkan 6 Sep 2026 - 11.01 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Badan Geologi ESDM Beberkan Sebab Erupsi Gunung Anak Krakatau Berulang
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan dinamika dan faktor pemicu di balik rangkaian letusan Gunung Anak Krakatau yang terjadi secara berulang. Aktivitas vulkanik di gunung api tersebut dilaporkan mulai aktif sejak Juli 2026, dengan puncak aktivitas tertinggi tercatat pada 5 September 2026.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menyampaikan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan tersebut ditandai dengan erupsi yang terjadi secara berulang dan berlangsung terus-menerus. Kondisi tersebut menunjukkan adanya suplai magma dan gas yang masih berlangsung di dalam tubuh gunung api.

Dinamika Kegempaan dan Pelepasan Fluida

Menurut Lana Saria, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berpotensi berfluktuasi dan meningkat. Hal ini disebabkan oleh masih terekamnya berbagai jenis kegempaan, meliputi gempa frekuensi rendah, gempa hibrid, gempa harmonik, hingga tremor secara berkelanjutan.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kemunculan jenis-jenis gempa tersebut mencerminkan adanya proses pergerakan atau pelepasan fluida vulkanik di dalam sistem tubuh gunung api. Meski demikian, Lana menegaskan bahwa waktu, besaran, serta bentuk erupsi berikutnya tidak dapat dipastikan secara tepat melalui pemodelan apa pun.

Evaluasi Pemantauan dan Potensi Bahaya

Badan Geologi menegaskan bahwa frekuensi erupsi yang sering tidak otomatis menjadi indikasi bahwa erupsi yang lebih besar pasti akan terjadi. Dalam menentukan tingkat aktivitas dan langkah mitigasi, Badan Geologi terus mengevaluasi perkembangan situasi berdasarkan integrasi seluruh data pemantauan, bukan hanya berpijak pada jumlah letusan atau tinggi kolom erupsi semata.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sejumlah potensi bahaya utama saat ini patut diwaspadai oleh masyarakat dan pihak terkait. Bahaya tersebut meliputi lontaran material pijar, batuan vulkanik, sebaran abu vulkanik, gas vulkanik dengan konsentrasi tinggi, hingga kemungkinan aliran material erupsi di sekitar area kawah dan tubuh Gunung Anak Krakatau.

Lontaran material pijar dan batuan vulkanik berpotensi merusak peralatan pemantauan yang terpasang di dekat pusat aktivitas. Selain itu, lontaran material tersebut sangat membahayakan keselamatan siapa pun yang nekat memasuki zona terlarang di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian ESDMBadan Geologi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap